Pantau Flash
Cabor Menembak Sempat Terkendala Pajak Impor Peluru
Menko PMK Perkirakan 10 Juta Orang Butuh Kartu Pra Kerja
Safawi Rasid Dicoret dari Timnas U-22 Malaysia
LRT Beroperasi Komersil Mulai 1 Desember dengan Tarif Rp5000
Iwan Bule Lepas Timnas U-22 Indonesia ke SEA Games 2019

#Aksi 22 Mei

Demonstrasi Berujung Ricuh Mirip dengan Aksi 21-22 Mei, Kata Kapolri

Menurutnya, aksi yang berujung anarkis itu ditandai dengan perusakan, pembakaran, penutupan jalan, dan penganiayaan kepada petugas dengan melempar batu, roket mercon, dan bom molotov.

Terdakwa Pembawa Ambulans Partai saat Ricuh 21-22 Mei Jalani Sidang Perdana

"Jadi ada tiga alternatif dakwaan yang dibacakan," kata kuasa hukum para terdakwa Sutra Dewi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Ternyata, Pelaku Penyerangan Gedung Bawaslu Hanya Dijanjikan Uang Rp50 Ribu

Selain Ardiansyah, terdakwa atas nama Dian Masyhur juga sempat dijanjikan akan diberi uang Rp50 ribu untuk ikut demo di depan Kantor Bawaslu.

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Tambahan di Kasus Kerusuhan 21-22 Mei

Penangkapan tersangka berdasarkan bukti yang didapat dari teknologi pengenalan wajah atau face recognition.

Berkas Perkara Rampung, 75 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei Segera Disidang

Para tersangka yang akan disidangkan terlibat dalam kerusuhan di 3 tempat yakni Slipi, Petamburan, dan Kemanggisan.

Komnas HAM Akan Panggil Anggota Polisi yang Terlibat Aksi 21-22 Mei

Komnas HAM akan meminta izin untuk meminta keterangan beberapa anggota polisi terkait insiden kerusuhan 21-22 Mei.

Sambangi Polda Metro Jaya, Apa yang Dibahas Amnesty International?

Usman mengatakan temuan-temuan itu akan disampaikan langsung ke Kapolda Metro jaya Irjen Pol Gatot Edhi.

Pemeriksaan Intensif Saksi Kunci Kericuhan Aksi 21-22 Mei, Siapa Dia?

"Salah satu (saksi) yang diamankan dari 400 itu," kata Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Polisi Beberkan Ciri-ciri Pembunuh Harun Al Rasyid saat Kerusuhan 21-22 Mei

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pelaku penembakan terhadap Harun Al Rasyid pada saat insiden kerusuhan 21-22 Mei diketahui menggunakan senjata api jenis Glock 42.

Amnesty Internasional Desak Polri Usut Tuntas Pelaku Kerusuhan 22 Mei

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak Polri untuk mengusut tuntas para pelaku tindak kekerasan dalam kericuhan 21-23 Mei 2019.

TKP Satu Korban Tewas Kerusuhan 22 Mei hingga Kini Belum Diketahui

Tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya satu korban kericuhan 22 Mei bernama Muhammad Reza hingga kini belum diketahui.

Polri Buru Pemberi Komando Rusuh 21-22 Mei Pakai Alat Pendeteksi Wajah

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan saat ini pihaknya memburu seseorang yang diduga merupakan sosok pemberi komando dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei.

Polri Sebut Aksi Kekerasan oleh Brimob Dipicu Komandan Dipanah Massa

Penyerangan terhadap seorang komandan Brimob disebut dilakukan massa perusuh dengan cara menembakkan busur panah beracun.

Polisi: Ada 8 Kelompok yang Terlibat dalam Aksi Kerusuhan 21-22 Mei

Polri menyebut sedikitnya ada delapan kelompok yang terlibat dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei di beberapa wilayah di Jakarta. 

Polisi Sampaikan Hasil Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei Pekan Depan

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pekan depan pihaknya akan menyampaikan hasil investigasi terkait kerusuhan 21-22 Mei.

Polri Klaim Investigasi Aksi 21-22 Mei Capai 90 Persen

Penyelidikan tim gabungan atas aksi kerusuhan 21-22 Mei hampir rampung.

Icon Rusak di 22 Mei, Dirut Sarinah Harapkan Tak Terulang di Hari Ini

Sugiarta memastikan kondisi masih aman dan terkendali. Ia juga berharap tidak ada kejadian seperti yang terjadi pada Aksi 21-22 Mei lalu di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. 

Amnesty Internasional Sebut Polisi Langgar HAM pada Aksi 21-23 Mei

Amnesty International Indonesia membeberkan dugaan oknum personel Brigade Mobile (Brimob) melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap demonstran serta orang-orang yang berada di sekitar ...

Kuasa Hukum Bantah Kivlan Zen Terima Uang SGD15.000 dari Habil Marati

Yuntri menegaskan uang senilai SGD150.000 itu merupakan uang fee sebagai konsultan.

Polisi: Ada 2 Kaliber Peluru Bersarang di Korban Kericuhan Aksi 22 Mei

Polisi tengah mendalami alur senjata yang digunakan untuk menembakkan dua kaliber proyektil tersebut.