
Pantau - Apple dikabarkan berencana mempertahankan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max setara dengan model pendahulunya, meskipun harga komponen memori secara global naik.
Informasi itu dilaporkan laman Gizmochina pada Rabu (11/2) dengan mengutip analis GF Securities Jeff Pu.
Dengan asumsi tidak ada perubahan sebelum peluncuran, harga awal varian 256GB masing-masing diperkirakan tetap di kisaran 1.099 dolar AS dan 1.199 dolar AS.
Pu menyebut kabar tersebut berasal dari penelusuran rantai pasok yang ia bagikan.
Ia mengatakan Apple melakukan negosiasi intensif dengan pemasok memori seperti Samsung dan SK Hynix untuk meredam dampak kenaikan harga komponen DRAM dan NAND.
Apple disebut kemungkinan memilih menyerap sebagian tekanan biaya komponen alih-alih langsung membebankannya kepada konsumen.
Perusahaan juga dilaporkan beralih ke kontrak pembelian memori per kuartal, bukan lagi per enam bulan, agar memperoleh fleksibilitas lebih besar di tengah risiko kenaikan harga lanjutan pada 2026.
Strategi tersebut dinilai sejalan dengan upaya Apple menjaga harga masuk lini Pro tetap stabil meski berpotensi menekan margin dalam jangka pendek.
Harga perangkat keras yang stabil dinilai membantu menjaga pangsa pasar, sementara tekanan margin disebut dapat dikompensasi melalui pendapatan ekosistem dalam jangka panjang.
Kenaikan harga komponen memori global disebut dipicu lonjakan permintaan dari infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.
Lini iPhone 18 Pro diperkirakan meluncur pada September 2026, sementara keputusan harga akhir tetap bergantung pada kondisi pasar menjelang peluncuran resmi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







