
Pantau - Perkembangan layanan kesehatan di Indonesia dinilai menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses, namun teknologi, penguatan talenta medis, dan kolaborasi lintas sektor disebut menjadi kunci utama untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih merata dan berkualitas.
Managing Director Philips APAC Stephanie Sievers menilai Indonesia memiliki potensi besar meski menghadapi tantangan geografis yang kompleks dengan ribuan pulau.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi Indonesia yang tersebar membuat distribusi layanan kesehatan tidak merata, sehingga dibutuhkan inovasi berbasis teknologi untuk menjangkau daerah terpencil.
"Lagu ini diciptakan dengan menghadirkan nuansa musik Indonesia Timur yang saat ini tengah digandrungi masyarakat. Konsep yang dihadirkan dengan mengedepankan trend musik anak muda," ujar Stephanie.
Teknologi seperti image-guided therapy memungkinkan tenaga medis melakukan tindakan dengan presisi tinggi melalui panduan visual secara real-time, bahkan di wilayah yang jauh dari pusat kota.
Selain itu, konsep beyond the hospital walls memungkinkan dokter spesialis di pusat komando memberikan panduan langsung kepada tenaga kesehatan di daerah melalui konektivitas digital dan kecerdasan buatan.
Stephanie juga menyoroti tantangan global berupa keterbatasan tenaga medis, termasuk di Indonesia, yang tidak sebanding dengan pertumbuhan fasilitas kesehatan.
"Namun tidak dapat dipungkiri satu masalah yang memang dialami oleh hampir seluruh dunia saat ini yakni kekurangan tenaga medis atau talenta terbaik," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa solusi tidak hanya pada pembangunan rumah sakit, tetapi juga pelatihan tenaga kesehatan serta pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Investasi pada teknologi kesehatan dinilai membutuhkan biaya besar di awal, namun memberikan manfaat jangka panjang seperti efisiensi operasional, pengurangan kesalahan diagnosis, dan peningkatan kualitas layanan.
Kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta juga terus dilakukan untuk mempercepat transformasi digital kesehatan di Indonesia.
Pada akhirnya, pengembangan teknologi kesehatan diharapkan mampu menjawab tantangan pemerataan layanan sehingga masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses medis yang setara.
- Penulis :
- Aditya Yohan





