
Pantau - Tim ilmuwan internasional yang dipimpin China meluncurkan simulasi kosmologis terbesar bernama “HyperMillennium” untuk mempelajari evolusi alam semesta menggunakan superkomputer, di Beijing, Senin (4/5/2026).
Simulasi Raksasa Rekonstruksi Alam Semesta
Simulasi ini mencakup kubus berukuran 12 miliar tahun cahaya dengan 4,2 triliun partikel materi gelap virtual.
Melalui teknik simulasi numerik N-body, tim berhasil merekonstruksi evolusi struktur kosmos selama 10 miliar tahun sejak setelah Big Bang.
Dengan teknologi ini, ilmuwan dapat “memutar ulang waktu” guna memahami pembentukan galaksi dan struktur kosmik lainnya.
Simulasi juga dilengkapi model fisika pembentukan galaksi yang menghasilkan katalog rinci terkait posisi, kecerahan, dan karakteristik galaksi.
Dukungan Riset dan Terobosan Komputasi
Peneliti Observatorium Astronomi Nasional China Wang Qiao mengatakan, "Simulasi ini diselesaikan dengan resolusi gaya dan akurasi waktu yang tinggi, serta mencapai terobosan dalam skala komputasi."
Ia menambahkan bahwa simulasi tersebut memungkinkan studi mendalam terhadap struktur kosmis langka dengan kapabilitas statistik yang kuat.
Proyek ini menggunakan perangkat lunak khusus “PhotoNs” dan melibatkan lebih dari 10.000 kartu akselerator setelah pengembangan selama lebih dari satu dekade.
Total komputasi mencapai lebih dari 100 juta jam inti CPU dan 10 juta jam kartu akselerator, menghasilkan sekitar 13 petabita data.
Profesor Universitas Texas Mike Boylan-Kolchin menyebut simulasi ini sebagai “keajaiban komputasional” yang membantu mengungkap misteri materi gelap dan energi gelap.
Direktur Max Planck Institute Volker Springel mengaku “sangat terkesan” dengan akurasi dan skala simulasi yang mendefinisikan ulang kosmologi numerik.
Hasil penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society dan menunjukkan kesesuaian tinggi dengan pengamatan gugus galaksi Abell 2744.
Data awal simulasi kini telah dirilis kepada komunitas ilmiah global melalui National Astronomical Data Center.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





