
Pantau - China memperkuat protokol keselamatan perkeretaapian melalui penerapan sistem digital modern seperti Chinese Train Control System (CTCS), big data, hingga kecerdasan buatan atau AI guna menjaga keamanan operasional jaringan kereta tercepat dan terbesar di dunia.
China saat ini memiliki jaringan kereta cepat lebih dari 50.400 kilometer yang menghubungkan berbagai wilayah dengan tingkat keselamatan operasional tinggi.
Pemerintah China mulai melakukan reformasi besar-besaran terhadap sistem keselamatan kereta setelah tragedi kecelakaan di Wenzhou pada 2011 yang menewaskan puluhan orang.
Reformasi itu meliputi audit sistem sinyal, evaluasi teknologi kontrol kereta, peningkatan standar inspeksi, pengetatan sertifikasi operator, hingga modernisasi sistem komunikasi.
Sistem CTCS Jadi Tulang Punggung Keselamatan
Salah satu teknologi utama yang digunakan adalah Chinese Train Control System (CTCS), yakni sistem pengendalian otomatis untuk mengontrol kecepatan kereta, mencegah tabrakan, mengatur jarak aman perjalanan, hingga memantau posisi kereta secara real-time.
China umumnya menggunakan CTCS-3 pada jalur kereta cepat modern yang mendukung komunikasi digital dua arah berbasis GSM-R antara kereta dan pusat kendali.
Dalam sistem tersebut, pusat kontrol dapat memberikan izin perjalanan secara langsung dan sistem otomatis akan mengaktifkan pengereman apabila masinis melampaui batas kecepatan.
China juga mengoperasikan pusat kendali nasional yang mampu memantau seluruh perjalanan kereta cepat secara simultan melalui Traffic Control Center (TCC), Radio Block Center (RBC), serta sistem pemantauan berbasis AI dan big data.
Inspeksi Ketat dan Pengawasan Digital
Keselamatan jalur kereta cepat di China turut diperkuat melalui inspeksi rutin menggunakan kereta inspeksi berkecepatan tinggi, sensor getaran rel, pemantauan suhu rel, drone pengawas, hingga kamera AI pendeteksi retakan.
Teknologi sensor memungkinkan kerusakan kecil terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan besar.
China juga menerapkan prinsip preventive maintenance atau perawatan pencegahan agar gangguan operasional dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, masinis kereta diwajibkan menjalani pelatihan ketat dan sertifikasi nasional dengan pengawasan digital di kabin yang memantau konsentrasi, respons sinyal, hingga kondisi operasional kereta.
Jika masinis tidak merespons sistem dalam waktu tertentu, sistem Automatic Train Protection (ATP) akan mengambil alih pengereman secara otomatis.
Jalur Kereta Dibangun dengan Standar Tinggi
Dalam protokol darurat, kereta akan otomatis berhenti di zona aman dan pusat kontrol segera mengirim instruksi real-time kepada petugas di lapangan.
Kereta modern di China juga dilengkapi sistem pemadam kebakaran otomatis, emergency brake, sensor asap, komunikasi darurat dua arah, dan pintu evakuasi otomatis.
Sebagian besar jalur kereta cepat dibangun tanpa perlintasan sebidang dan menggunakan jalur layang maupun koridor tertutup untuk meminimalkan risiko gangguan kendaraan serta manusia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





