HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Pelatihan AI untuk Perempuan Digelar di Jakarta, Dorong Literasi Digital dan Keterampilan Era Teknologi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pelatihan AI untuk Perempuan Digelar di Jakarta, Dorong Literasi Digital dan Keterampilan Era Teknologi
Foto: (Sumber: Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Perempuan Berani, Berdaya dan Terampil" yang digelar Yayasan Perempuan Laju Perkasa di Jakarta, Sabtu (16/5/2026). ANTARA/HO-Yayasan Perempuan Laju Perkasa/aa.)

Pantau - Yayasan Perempuan Laju Perkasa menggelar pelatihan Artificial Intelligence atau AI bertajuk “Perempuan Berani, Berdaya dan Terampil” untuk membantu perempuan Indonesia mengembangkan kemampuan dan keterampilan diri di era digital.

Ketua Yayasan Perempuan Laju Perkasa Hetty Andika Perkasa mengatakan pelatihan tersebut menjadi bentuk komitmen yayasan dalam mendorong perempuan semakin berdaya di tengah perkembangan teknologi digital.

Ia mengatakan, “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen dari Perempuan Laju Perkasa dalam mendorong perempuan untuk semakin berdaya di era digital ini.”

Pelatihan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan FBPWI dan ICT Watch.

Kegiatan ini diikuti perempuan dari berbagai latar belakang mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga kalangan profesional.

Peserta Dibekali Pemahaman dan Praktik Penggunaan AI

Materi pelatihan meliputi penjelasan mendalam tentang AI, cara membuat prompt AI yang tepat, praktik penggunaan fitur AI, hingga kuis untuk memperluas literasi digital berbasis AI.

Hetty berharap pelatihan tersebut dapat memberikan ilmu dan inspirasi agar peserta lebih bijak dan terampil memanfaatkan AI untuk hal-hal positif dan produktif.

Ia mengatakan, “Melalui pelatihan ini kami berharap bisa memberi kita semua ilmu, inspirasi untuk kita menjadi lebih bijak dan terampil dalam memanfaatkan AI untuk hal-hal yang positif dan produktif.”

Direktur Eksekutif ICT Watch Indriyatno Banyumurti menyambut baik pelatihan AI tersebut dan menilai kegiatan itu sangat bermanfaat bagi perempuan dan kalangan pelajar.

Indriyatno mengatakan, “Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami dari ICT Watch untuk bisa hadir di tengah ibu-ibu sekalian. Ini adalah sebuah kerja sama yang menyasar, mengutamakan pembelajaran kecerdasan AI untuk perempuan di Indonesia.”

Peserta Akui AI Membantu Aktivitas dan Pekerjaan

Salah satu peserta pelatihan bernama Tuti Marwati mengaku mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan tersebut, termasuk pentingnya kontrol orang tua terhadap penggunaan gadget dan media sosial anak.

Tuti juga mengaku belajar membuat lagu menggunakan AI yang tersedia di internet.

Ia mengatakan, “Sekarang saya paham menggunakan AI, sampai bisa membuat lagu sendiri. Untuk saya itu satu prestasi yang luar biasa. Ada juga untuk pekerjaan bisa menggunakan yang tadi disampaikan untuk transkrip rapat, itu sangat membantu saya dalam pekerjaan.”

Penulis :
Gerry Eka