HOME  ⁄  Teknologi & Sains

NTSB Tutup Sementara Sistem Docket Setelah Audio Pilot Kecelakaan Direkonstruksi dengan AI

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

NTSB Tutup Sementara Sistem Docket Setelah Audio Pilot Kecelakaan Direkonstruksi dengan AI
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Hacker atau peretas mencoba membongkar keamanan siber. Pemerintah Indonesia menganggap banyak data pribadi yang dibocorkan Bjorka dari berbagai institusi bukanlah ancaman bagi negara dan data bersifat umum. ANTARA/Shutterstock/am.)

Pantau - National Transportation Safety Board atau NTSB Amerika Serikat menutup sementara akses ke sistem docket setelah suara pilot yang tewas dalam kecelakaan pesawat UPS Airline direkonstruksi menggunakan teknologi AI dan beredar di internet.

Sistem docket merupakan arsip atau basis data resmi yang digunakan untuk menyimpan dan mempublikasikan dokumen investigasi kecelakaan transportasi.

Berdasarkan hukum federal Amerika Serikat, NTSB dilarang memasukkan rekaman audio kokpit asli ke dalam sistem docket publik.

Namun demikian, docket investigasi kecelakaan tersebut tetap memuat file spektrogram dari perekam suara kokpit.

Spektrogram sendiri merupakan proses matematis yang mengubah sinyal suara menjadi gambar dengan menampilkan frekuensi rendah dan tinggi.

YouTuber Scott Manley menyebut data dalam gambar spektrogram kemungkinan dapat digunakan untuk merekonstruksi audio dari data yang tersimpan.

Audio Direkonstruksi Menggunakan AI

Rekonstruksi audio kemudian dilakukan oleh sejumlah pihak menggunakan file spektrogram, transkrip publik, serta alat AI seperti Codex.

Audio yang direkonstruksi berasal dari rekaman kokpit UPS Flight 2976 di Louisville, Kentucky.

Hasil rekonstruksi suara pilot tersebut kemudian beredar luas di internet dan media sosial.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan kemampuan AI dalam merekonstruksi data sensitif dari materi investigasi yang sebelumnya dianggap aman untuk dipublikasikan.

NTSB Tinjau Puluhan Investigasi

Setelah insiden tersebut, NTSB kembali membuka akses publik ke sistem docket pada Jumat, 22 Mei 2026 waktu setempat.

Meski akses telah dibuka kembali, NTSB tetap menutup 42 investigasi untuk ditinjau lebih lanjut, termasuk investigasi UPS Flight 2976.

Kasus tersebut menjadi contoh terbaru tantangan penggunaan teknologi AI terhadap perlindungan data sensitif dalam dokumen investigasi publik.

Penulis :
Gerry Eka