HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Xiaomi Buka Program Servis Gratis untuk Perangkat Rusak akibat Banjir di China

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Xiaomi Buka Program Servis Gratis untuk Perangkat Rusak akibat Banjir di China
Foto: (Sumber: Ilustrasi ponsel pintar Xiaomi Ultra. Dalam foto ini Xiaomi 17 Ultra. ANTARA/HO-situs web Xiaomi Global.)

Pantau - Xiaomi mengumumkan program servis gratis untuk perangkat yang rusak akibat hujan deras dan banjir di sejumlah wilayah China sebagai bentuk bantuan bagi warga terdampak bencana.

Program tersebut berlangsung mulai 22 Mei hingga 20 Juni 2026.

Wilayah yang masuk cakupan layanan meliputi Provinsi Jiangxi, Hunan, dan Hubei yang menjadi daerah terdampak paling parah akibat banjir.

Dalam program ini, Xiaomi menghapus pengecualian garansi kerusakan akibat air bagi warga terdampak banjir.

Padahal, kerusakan akibat air biasanya tidak termasuk dalam garansi perangkat elektronik dari sebagian besar merek besar.

Perangkat dengan sertifikasi IP68 pun umumnya tetap diperiksa ketat apabila mengalami kerusakan akibat banjir.

Sertifikasi IP68 diketahui hanya ditujukan untuk perlindungan dari cipratan air biasa dan bukan kondisi terendam lama akibat banjir.

Program Cakup Smartphone hingga Produk Rumah Pintar

Kebijakan Xiaomi dinilai menjadi bantuan finansial penting bagi warga terdampak banjir.

Biaya perbaikan smartphone flagship akibat kerusakan air biasanya mencapai ratusan yuan atau setara ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Sementara biaya perbaikan laptop yang terkena air dapat lebih mahal lagi.

Program tersebut bertujuan mengurangi beban biaya masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Cakupan layanan tidak hanya untuk smartphone dan tablet, tetapi juga perangkat wearable, earphone, laptop, hingga produk rumah pintar Mijia.

Produk rumah tangga besar seperti mesin cuci dan AC yang kemasukan air juga masuk dalam layanan program.

Xiaomi Sediakan WiFi dan Air Minum di Pusat Layanan

Pengguna dapat mengakses layanan dengan datang langsung ke pusat layanan Xiaomi yang mendukung program tersebut.

Selain itu, pengguna juga bisa mengajukan perbaikan melalui aplikasi Xiaomi Mall pada bagian layanan purna jual.

Alternatif lain adalah menghubungi hotline atau dukungan resmi Xiaomi melalui WeChat.

Pusat layanan Xiaomi turut menyediakan fasilitas pengisian daya, WiFi, dan air minum bagi warga terdampak.

Fasilitas tambahan tersebut disiapkan untuk membantu warga yang kehilangan listrik atau koneksi internet akibat banjir.

Wilayah yang masuk program antara lain beberapa area di Ganzhou, Jiangxi, sejumlah kabupaten di Hunan, serta wilayah Jingzhou dan Enshi di Hubei.

Xiaomi meminta pengguna segera menghubungi pusat layanan terdekat karena permintaan servis diperkirakan sangat tinggi.

Program servis gratis tersebut akan berakhir pada 20 Juni 2026.

Penulis :
Gerry Eka