
Pantau - Pemerintah Spanyol memblokir akses ke platform pasar prediksi Polymarket dan Kalshi karena sedang menyelidiki legalitas operasional kedua platform tersebut yang diduga beroperasi tanpa lisensi perjudian.
Spanyol Selidiki Legalitas Platform Pasar Prediksi
Pemblokiran akses terhadap Polymarket dan Kalshi dilakukan sebagai langkah pencegahan sambil menunggu hasil investigasi resmi pemerintah Spanyol.
Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip Engadget, penyelidikan tersebut akan berlangsung selama empat bulan ke depan.
Pemerintah Spanyol menilai platform pasar prediksi tersebut kemungkinan melanggar aturan perjudian yang berlaku di negara itu.
Hasil investigasi nantinya akan menentukan apakah perusahaan penyedia platform diwajibkan memiliki lisensi administratif khusus untuk dapat beroperasi secara legal.
Selain Spanyol, sejumlah negara bagian di Amerika Serikat juga mulai memperketat pengawasan terhadap platform pasar prediksi.
Minnesota akan melarang operasional platform pasar prediksi mulai 1 Agustus 2026, sementara Rhode Island, Illinois, Arizona, Connecticut, Nevada, dan New Jersey mempertanyakan legalitas layanan serupa.
Indonesia Lebih Dulu Blokir Polymarket
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat atau Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menggugat sejumlah negara bagian yang mencoba melarang atau mengatur pasar prediksi.
CFTC menilai lembaga tersebut memiliki kewenangan tunggal untuk mengatur platform pasar prediksi di Amerika Serikat.
Polymarket dan Kalshi saat ini diperkirakan memiliki valuasi masing-masing sebesar 15 miliar dolar AS dan 22 miliar dolar AS.
Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital telah lebih dulu memblokir akses ke platform Polymarket pada Jumat (22/5).
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar menilai platform tersebut termasuk kategori judi online karena mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi.
"Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia," ungkap Alexander Sabar.
Selain Indonesia dan Spanyol, negara lain seperti Singapura, Brasil, dan India juga telah memblokir akses terhadap platform Polymarket.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan





