
Pantau - Sebuah robot humanoid mencatat waktu 9,39 detik dalam lari 100 meter pada pembukaan World Humanoid Robot Games kedua di National Speed Skating Oval, Beijing, China, Sabtu (22/8/2026), lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia milik Usain Bolt yang mencapai 9,58 detik.
Catatan tersebut menjadi salah satu penampilan pembuka dalam kompetisi yang mempertemukan ribuan robot humanoid dari berbagai tim di dunia.
Usain Bolt mencetak rekor dunia lari 100 meter putra dengan waktu 9,58 detik di Berlin, Jerman, pada 2009.
Ribuan Robot Bersaing dalam 1.301 Pertandingan
World Humanoid Robot Games kedua menghadirkan 51 nomor dengan total 1.301 pertandingan yang diikuti 666 tim dan 2.056 robot humanoid dari berbagai negara.
Jumlah tim yang mengikuti kompetisi tersebut meningkat 138 persen dibandingkan penyelenggaraan perdana pada tahun sebelumnya.
Selain atletik dan sepak bola, penyelenggara memperkenalkan sejumlah nomor baru seperti angkat berat, tarik tambang, dan tenis meja.
Berbagai pertandingan tersebut dirancang untuk menguji struktur fisik serta komponen inti yang digunakan pada robot humanoid.
Kompetisi berlangsung mulai Sabtu (22/8/2026) hingga Rabu (26/8/2026) dengan memperluas pertandingan berbasis skenario yang menyimulasikan penggunaan robot dalam kehidupan nyata.
Skenario tersebut mencakup sektor logistik, perhotelan, hingga layanan rumah tangga untuk menguji kemampuan robot berintegrasi dalam aktivitas sehari-hari manusia.
Robot Humanoid Juga Lampaui Catatan Maraton Manusia
Kemajuan robot humanoid dalam olahraga sebelumnya juga terlihat pada lomba setengah maraton Beijing E-Town pada April 2026.
Robot humanoid buatan Shenzhen Honor Smart Technology Development Co., Ltd. memenangi perlombaan tersebut dengan catatan waktu 50 menit 26 detik menggunakan mode navigasi otonom.
Catatan itu lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia untuk setengah maraton yang disebut mencapai 57 menit 20 detik.
National Speed Skating Oval atau Ice Ribbon yang menjadi lokasi kompetisi sebelumnya merupakan arena Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan kini digunakan untuk menampilkan perkembangan teknologi robot humanoid.
- Penulis :
- Gerry Eka



