
Pantau - Produsen otomotif asal Jerman, BMW, resmi memulai produksi baterai bertegangan tinggi generasi keenam atau Gen6 di fasilitas manufakturnya di Shenyang, China, dengan teknologi yang diklaim mampu meningkatkan jarak tempuh dan kecepatan pengisian daya mobil listrik hingga sekitar 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Produksi baterai tersebut menjadi bagian dari pengembangan kendaraan listrik BMW melalui lini Neue Klasse yang mengandalkan teknologi baterai berkapasitas dan efisiensi lebih tinggi.
Dilansir dari Arena EV pada Kamis (15/10/2026), fasilitas di Shenyang menjadi lokasi produksi ketiga baterai Gen6 setelah pabrik BMW di Debrecen, Hongaria, dan Strasskirchen, Jerman.
BMW juga berencana memperluas jaringan produksi baterai generasi terbaru tersebut ke Woodruff, Amerika Serikat, serta San Luis Potosí, Meksiko.
Baterai Gen6 BMW Tawarkan Peningkatan Jarak Tempuh hingga 30 Persen
BMW mengembangkan baterai Gen6 sebagai salah satu komponen utama untuk mendukung kendaraan listrik generasi Neue Klasse.
Teknologi baterai tersebut menawarkan kepadatan energi sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan baterai generasi sebelumnya.
Selain peningkatan kepadatan energi, BMW mengklaim baterai Gen6 mampu meningkatkan kecepatan pengisian daya sekitar 30 persen.
Peningkatan serupa juga diklaim terjadi pada jarak tempuh kendaraan listrik yang menggunakan teknologi tersebut.
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya BMW meningkatkan kemampuan kendaraan listrik melalui penggunaan teknologi penyimpanan energi yang lebih efisien.
BMW Gunakan Sel Silinder dan Sistem Tegangan 800 Volt
Salah satu perubahan utama pada baterai Gen6 adalah penggunaan sel baterai berbentuk silinder untuk menggantikan sel prismatik yang digunakan pada teknologi sebelumnya.
Baterai tersebut juga mendukung arsitektur kelistrikan bertegangan 800 volt yang digunakan pada kendaraan Neue Klasse.
BMW menerapkan metode manufaktur cell-to-pack yang memungkinkan sel baterai silinder dipasang langsung ke dalam rumah baterai.
Melalui metode tersebut, kebutuhan ruang pemasangan dapat dikurangi karena susunan baterai dibuat lebih terintegrasi.
Teknologi ini juga memungkinkan baterai dipasang secara lebih fleksibel pada berbagai jenis dan konfigurasi kendaraan listrik.
Penggunaan sistem tersebut menjadi salah satu bagian dari pengembangan baterai yang ditujukan untuk mendukung efisiensi ruang dan performa kendaraan.
BMW iX3 dan i3 Sudah Menggunakan Baterai Gen6
Saat ini, baterai Gen6 telah digunakan pada dua model kendaraan listrik BMW, yakni BMW iX3 dan BMW i3.
Kedua kendaraan tersebut menjadi bagian dari penerapan teknologi baterai generasi keenam dalam pengembangan lini mobil listrik BMW.
Perusahaan juga berencana memperluas penggunaan baterai Gen6 pada model kendaraan listrik lainnya.
BMW iX4 dijadwalkan menjadi salah satu model berikutnya yang menggunakan teknologi baterai tersebut.
Selain iX4, beberapa konfigurasi BMW iX5 yang direncanakan hadir pada awal 2027 juga akan mengadopsi baterai Gen6.
Dengan demikian, penggunaan teknologi baterai generasi terbaru BMW tidak terbatas pada satu jenis kendaraan listrik.
BMW Perluas Jaringan Produksi Baterai ke Amerika dan Meksiko
Dimulainya produksi di Shenyang memperluas jaringan manufaktur baterai Gen6 BMW yang sebelumnya telah beroperasi di Eropa.
Pabrik di Debrecen, Hongaria, dan Strasskirchen, Jerman, menjadi dua fasilitas produksi awal dalam jaringan tersebut.
BMW selanjutnya menargetkan pengembangan fasilitas produksi baterai di Woodruff, Amerika Serikat, dan San Luis Potosí, Meksiko.
Rencana perluasan tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan produksi baterai untuk mendukung kendaraan listrik Neue Klasse.
Dengan fasilitas produksi di sejumlah negara, BMW menyiapkan pasokan baterai Gen6 bagi pengembangan model kendaraan listrik yang menggunakan teknologi tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka




