HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Telkom Dorong Pemerataan Infrastruktur AI ke Surabaya, Solo, dan Manado agar Ekonomi Digital Tak Terpusat di Jakarta

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Telkom Dorong Pemerataan Infrastruktur AI ke Surabaya, Solo, dan Manado agar Ekonomi Digital Tak Terpusat di Jakarta
Foto: Direktur Network PT. Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba memaparkan perkembangan pembangunan infrastruktur AI dalam Bali Tech Week di Denpasar, Selasa 20/10/2026 (sumber: ANTARA/Rolandus Nampu)

Pantau - PT Telkom Indonesia terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke berbagai daerah, termasuk Surabaya, Solo, dan Manado, agar pertumbuhan ekonomi digital nasional tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta dan Batam.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Telkom dalam memperluas pengembangan ekosistem teknologi digital nasional sehingga lebih banyak daerah dapat memanfaatkan perkembangan AI untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Direktur Network PT Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, menyampaikan hal tersebut dalam forum Bali Tech Week yang berlangsung di Sanur, Denpasar, Bali, Selasa, 20 Oktober 2026.

Budi menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur digital perlu dilakukan secara merata agar manfaat pertumbuhan ekonomi digital dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

"Jika kita ingin menciptakan dampak nyata bagi ekonomi digital Indonesia, pengembangannya harus terdistribusi," kata Budi.

Menurutnya, pemerataan infrastruktur AI membutuhkan dukungan jaringan konektivitas, ketersediaan energi, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Telkom Tak Ingin Indonesia Hanya Jadi Alternatif Pusat Data Singapura

Budi menjelaskan bahwa pembangunan pusat data di Batam merupakan salah satu peluang bisnis penting bagi Telkom karena posisi geografis wilayah tersebut yang memiliki hubungan strategis dengan Singapura.

Kedekatan Batam dengan Singapura membuka peluang pengembangan industri pusat data dan layanan digital yang terhubung dengan kebutuhan pasar regional.

Meski demikian, Telkom tidak ingin pembangunan infrastruktur digital nasional hanya menjadikan Indonesia sebagai lokasi alternatif untuk menampung kebutuhan pusat data dari Singapura.

Menurut Budi, peluang bisnis pusat data di Batam perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur digital di berbagai daerah agar dampak ekonominya tidak hanya dirasakan oleh kawasan tertentu.

Pengembangan ekosistem AI yang terdistribusi dinilai penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi digital yang lebih luas di dalam negeri.

Karena itu, Telkom terus melihat peluang pembangunan jaringan komunikasi dan infrastruktur pendukung di luar wilayah yang selama ini menjadi pusat pertumbuhan industri digital.

Surabaya, Solo, dan Manado Jadi Perhatian Pengembangan Infrastruktur Digital

Dalam upaya memperluas pemerataan infrastruktur digital, Telkom melihat peluang pengembangan konektivitas di sejumlah kota di Indonesia.

Budi menyebut Surabaya, Jawa Timur, sebagai salah satu wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengembangan jaringan dan ekosistem digital nasional.

Selain Surabaya, Telkom juga melihat potensi pengembangan infrastruktur konektivitas di Solo atau Surakarta, Jawa Tengah, serta Manado, Sulawesi Utara.

Ketiga kota tersebut menjadi contoh wilayah yang dapat mendukung upaya pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi di luar Jakarta dan Batam.

Pengembangan jaringan di Surabaya, Solo, dan Manado diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan kegiatan ekonomi digital di masing-masing daerah.

Dengan tersedianya konektivitas yang memadai, berbagai sektor memiliki peluang lebih besar untuk memanfaatkan layanan digital dan menerapkan teknologi AI sesuai kebutuhan.

Telkom memandang perluasan jaringan domestik sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh dunia industri, pemerintah, dan masyarakat.

Telkom Perkuat Konektivitas Batam dengan Singapura dan Malaysia

Selain mengembangkan jaringan domestik, Telkom juga terus memperkuat konektivitas internasional untuk mendukung kebutuhan layanan digital lintas negara.

Salah satu fokus pengembangan tersebut adalah memperkuat jaringan digital yang menghubungkan Batam dengan Singapura, Johor di Malaysia, serta kawasan internasional lainnya.

Pengembangan konektivitas lintas negara menjadi bagian dari upaya Telkom memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional dan internasional.

Infrastruktur tersebut diperlukan untuk mendukung perkembangan industri pusat data serta kebutuhan pertukaran data dan layanan digital yang semakin terhubung antarnegara.

Meski terus memperluas jaringan internasional, Telkom menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur domestik tetap menjadi kebutuhan utama agar manfaat ekonomi digital dapat menjangkau lebih banyak wilayah Indonesia.

Pengembangan kedua jaringan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan untuk memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan keterhubungan Indonesia dengan kawasan internasional.

Pengembangan AI Butuh Energi dan Penerapan Teknologi yang Nyata

Budi menilai bahwa pembangunan ekosistem AI tidak cukup hanya mengandalkan pusat data dan jaringan telekomunikasi berkapasitas besar.

Menurutnya, pengembangan teknologi tersebut juga membutuhkan dukungan energi yang memadai serta penerapan AI yang dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan nyata berbagai sektor.

Ketersediaan energi menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung operasional infrastruktur digital, termasuk pusat data dan layanan berbasis AI.

Selain itu, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan pada kebutuhan dunia industri, instansi pemerintah, dan masyarakat di masing-masing daerah.

"Konektivitas itu penting, energi juga penting, tetapi kita juga perlu melihat penggunaan nyata yang bisa diterapkan untuk membantu ekonomi digital," ujar Budi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Telkom memandang konektivitas, energi, dan penerapan teknologi sebagai unsur yang saling berkaitan dalam pembangunan ekosistem AI nasional.

Pengembangan infrastruktur digital di berbagai wilayah diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas jaringan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Telkom berharap pemerataan pembangunan infrastruktur AI dapat mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi digital di luar Jakarta dan Batam.

Melalui penguatan konektivitas domestik dan internasional, Telkom berupaya memperluas akses teknologi sekaligus menciptakan peluang pemanfaatan AI yang lebih merata bagi industri, pemerintah, dan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026