Kondisi Istri Kopda Muslimin Membaik, KSP: Sudah Dirawat di Bangsal

Headline
Kopda M alias Muslimin tewas di rumah ibunya dengan kondisi muntah-muntah sebelum meninggal dunia, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022). (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Rani Wulandari, istri Kopda Muslimin hingga kini masih dalam perawatan di RSUP dr Kariadi, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. Kondisi terkini dilaporkan semakin membakin meski masih tergolong lemah.

Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Bambang Saptono mengungkapkan bahwa dirinya berkesempatan menyambangi Rani di RSUP dr Kariadi pada Jumat (12/8/2022). Ia menyebutkan kondisi Rani sudah membaik.

“Betul, saya menjenguk Ibu RW hari Jumat tanggal 12 Agustus. Kebetulan kita sedang cek pelayanan di rumah sakit sekalian untuk menjenguk yang bersangkutan,” ujar Bambang, Minggu (14/8/2022).

Bambang Saptono membeberkan bahwa Rani Wulandari masih belum bisa berbicara normal ketika dirinya mengajak berbincang.

“Kondisinya masih lemah. Terdengar dari suara, ngomongnya pelan sekali. Lalu beliau juga masih harus tiduran terus belum bisa duduk,” kata Bambang.

Bambang menyatakan, Rani berhasil melewati masa kritisnya. Rani pun sudah bisa menjalani perawatan di bangsal.

“Prinsip, kondisinya sudah membaik, masa kritis sudah terlewati sampai sekarang ini sudah membaik. Sudah tidak di ICU, sudah di ruang rawat,” terang Bambang.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti kasus penembakan Rina Wulandari, istri anggota TNI di Kota Semarang, Jawa Tengah. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menduga ada keterlibatan suami korban dalam kasus penembakan tersebut.

“Ada kecurigaan suami korban yakni Kopda Muslimin yang juga terlibat. Dia menghilang dan tidak bisa dikontak siapapun, usai menunggu istrinya operasi pengambilan proyektil di Rumah Sakit. Berdasarkan laporan dari Komandan Batalyon Arhanud 15 Semarang, mulai hari ini Muslimin dinyatakan Tidak Hadir Tanpa Ijin (THTI),” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro, Letkol Infantri Bambang Hermanto kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Sebelumnya, polisi telah mengamankan pelaku penembakan istri anggota TNI tersebut di Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain itu, senjata api yang diduga untuk menembak korban juga diamankan.

“Tim gabungan Polda Jawa Tengah menangkap salah satu penembakan istri anggota TNI,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

Meski demikian, Irwan belum menjelaskan detil identitas pelaku maupun kronologis penangkapan.

Polisi juga sudah mengamankan dua sepeda motor yang diduga merupakan sarana yang digunakan oleh empat pelaku penembakan Rina Wulandari, istri anggota TNI di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Irwan mengatakan kedua sepeda motor diamankan dari dua lokasi yang berbeda. Sepeda motor Kawasaki Ninja diamankan di sebuah rumah di Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Sementara sepeda motor Honda Beat diamankan dari sebuah rumah di Sayung, Kabupaten Demak.

“Untuk sepeda motor Kawasaki Ninja sudah diubah warnanya oleh pelaku, dari sebelumnya hijau terang menjadi hijau gelap,” kata Irwan.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino