Meski Gempa, Warga di Pulau Enggano Ngaku Tak Rasakan Getarannya

Headline
Ilustrasi gempa bumi (Foto: Ilustrasi/Freepik)Ilustrasi gempa bumi (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Pantau – Masyarakat Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, tidak merasakan guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan 6,8 magnitudo dan gempa susulan lainnya.

“Masyarakat tidak merasakan guncangan gempa bumi yang terjadi di Pulau Enggano,” kata Kepala Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Alamudin, Jum’at (18/11/2022).

Hal senada disampaikan salah satu warga, Edward Kaahua tidak merasakan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Saat gempa terjadi saya lagi santai di depan rumah sambil ngopi dan tidak terlalu merasakan gempa yang terjadi,” ujarnya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta agar masyarakat selalu siap siaga dan tetap waspada terkait kemungkinan yang terjadi.

“Saya minta masyarakat siap siaga, tetap waspada dan kita berdoa mudah-mudahan tidak ada musibah yang membahayakan masyarakat Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu menyebutkan terjadi gempa susulan sebanyak enam kali di Pulau Enggano dengan kekuatan berbeda-beda sejak terjadi gempa 6,8 magnitudo.

Untuk pertama gempa terjadi berkekuatan 6,8 magnitudo, kedua berkekuatan 4,7 magnitudo, ketiga 5,6 magnitudo, keempat 4,4 magnitudo, kelima 4,3 magnitudo, keenam 4,4 magnitudo, dan ketujuh 4,1 magnitudo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara menjelaskan tidak ada kerusakan yang terjadi di wilayah Pulau Enggano pascaterjadi gempa dengan kekuatan 6,8 magnitudo.

“Kondisi di Pulau Enggano aman dan tidak ada kerusakan di wilayah tersebut,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bengkulu Utara Eka Hendri.

Ia menyebutkan bahwa masyarakat di Pulau Enggano merasakan gempa yang terjadi, namun masyarakat setempat tidak panik dan tetap tenang saat terjadi gempa.

Analis Gempa Bumi BMKG Kepahiang Sabar Ardiansyah menyebutkan ada kemungkinan terjadi gempa susulan namun dengan kekuatan lebih kecil.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu tidak terpancing dengan informasi atau isu-isu tidak bertanggung jawab.

“Gempa bumi di Pulau Enggano tidak berpotensi tsunami dan masyarakat diminta untuk selalu ‘update’ informasi dari BMKG,” terangnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Khalied Malvino