1 Februari Taksi Online Tak Berizin Bakal Kena Tindak, Ini Tahapannya

Saat digelarnya diskusi (Pantau.com/Ratih).Saat digelarnya diskusi (Pantau.com/Ratih).

Pantau.com –   Aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, dipastikan bakal diterapkan mulai 1 Februari 2018. Permenhub itu antara lain mengatur soal persyaratan bagi para pengendara angkutan sewa khusus alias taksi online.

“Begitu ditetapkan oleh peraturan (Permenhub) bahwa 1 Februari harus memenuhi persyaratan, maka kami akan lakukan (penerapannya),” ujar  Kepala Subdirektorat Angkutan Orang Kementerian Perhubungan, Syafrin Liputo saat mengikuti diskusi bertajuk “Implementasi Regulasi Taxi Online”, Jumat (26/1/2018).

Syafrin Liputo menjelaskan penindakan yang bakal dilakukan pihaknya dengan tahapan. Pertama, operasi simpatik yang dilakukan pihak Kepolisian. Terkait itu, bakal digalakkan sosialisasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi taksi online.

“Dari rekan Kepolisian, 1 Februari kita lakukan operasi simpatik satu sampai dua minggu. Rekan yang terjaring operasi, kita berikan peringatan dan pemahaman apa saja yang harus mereka penuhi,” lanjut Syafrin Liputo.

Syafrin Liputo mengatakan taksi online harus mengantongi kartu pengawasan uji kir, stiker tanda angkutan sewa khusus, serta SIM A umum atau SIM umum bagi pengendara. “Setelah tahapan operasi simpatik, yakni terhitung 16 Februari 2018 maka akan dilakukan penindakan bagi para pengemudi dengan tindak pidana ringan,” lanjut Syafrin Liputo.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti