Pantau Flash
Pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni 2020
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang

2 Pengusaha Indonesia Jadi Orang Asing Terkaya di China

Headline
2 Pengusaha Indonesia Jadi Orang Asing Terkaya di China Tedy Djuhar asal Indonesia menjadi orang asing terkaya di China pada 2019 versi Lexus-Hurun. (Foto: Antara/HO-LEXUS-Hurun)

Pantau.com - Ada dua pengusaha asal Indonesia menduduki peringkat teratas daftar orang asing terkaya di China versi Lexus-Hurun China 2019.

Dua pengusaha Indonesia itu yakni Tedy Djuhar dan Elijah Widjaja. Masing-masing menempati peringkat pertama dan kedua orang asing terkaya di daratan Tiongkok tersebut.

Sebagai salah satu pendiri Salim Group, Tedy yang kini tinggal di Fuzhou, Provinsi Fujian, memiliki harta kekayaan USD3,4 miliar atau setara Rp48 triliun. Harta kekayaan bos Rong Qiao itu meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebagaimana hasil survei Lexus-Hurun.

Baca juga: Ini Permintaan Pengusaha pada Pemerintah Soal Kenaikan Tarif Penyeberangan

Elijah Widjaja menempati peringkat kedua daftar orang asing terkaya di China. Bos Bund Center yang kini tinggal di Shanghai tersebut memiliki harta senilai USD2,7 miliar atau naik 3 persen dari tahun sebelumnya.

Keduanya mengalahkan enam orang asing lainnya yang juga sama-sama mencari peruntungan di negara berpenduduk 1,4 miliar itu.

Kieu Hoang yang berasal dari Vietnam dan tinggal di Shanghai menempati peringkat ketiga dengan nilai kekayaan 2 miliar dolar AS setelah hartanya menyusut 42 persen.

Lalu ada Dan Friis dari Denmark yang tinggal di Beijing di peringkat keempat dengan total kekayaan 1,1 miliar dolar AS.

Baca juga: Infografis Deretan Klub yang Sukses Usai Dibeli Pengusaha Kaya Raya

Berikutnya John Oyler (Amerika Serikat/China = USD1 miliar), Koh Tuck Lye (Singapura/China = USD1 miliar), Filip Sedic (Bosnia/Shanghai = USD400 juta), dan Grant Horsfield (Afrika Selatan/Shanghai = USD310 juta).

"China dengan penduduk 1,4 miliar jiwa masih menjadi pasar potensial. Banyak perusahaan asing, termasuk Amazon, Uber, dan Best Buy yang gagal memanfaatkan pasar yang kompetitif ini. Tetapi ada beberapa orang asing yang giat bekerja dan berhasil menjadi orang terkaya di China," tulis Hurun dalam laporan tahunannya itu.

Sebelumnya Hurun juga mengeluarkan daftar orang terkaya di China yang masih diduduki oleh pendiri Alibaba Jack Ma dengan nilai kekayaan tahun ini sekitar Rp545,4 triliun. 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: