21 Daerah Rawan Alami Inflasi Tinggi, Berikut Alasannya

Sejumlah komoditas di pasar tradisional. (Pantau/Fery Heryadi)Sejumlah komoditas di pasar tradisional. (Pantau/Fery Heryadi)

Pantau.com Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan sebanyak 21 pemerintah kabupaten/kota belum memiliki Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Padahal, tim dimaksud dapat bermanfaat untuk mengendalikan inflasi di daerah.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah selesai semua,” kata Tjahjo usai mengikuti rapat TPID di gedung BI, Senin (22/1/2018). Nah terkait itu, dia mengatakan sudah meminta Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, untuk berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk bentuk TPID tersebut.

Tjahjo mengatakan pembentukan TPID di 21 pemerintah kabupaten/kota, bisa bermanfaat untuk menurunkan harga di daerah tertinggal terutama di wilayah Indonesia Timur. “Pembentukan TPID untuk mengatasi masalah sinergi, inovasi, dan konektivitas. Kebanyakan TPID yang belum terbentuk di wilayah timur,” lanjutnya.

Pembentukan TPID sendiri telah dimulai sejak 2008. Pembentukan TPID untuk menjaga stabilitas harga agar daerah memiliki kesadaran terhadap implikasi inflasi bagi kegiatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti