Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

4 Langkah SKK Migas Efisiensi Usaha Industri

Headline
4 Langkah SKK Migas Efisiensi Usaha Industri Menteri ESDM Ignasius Jonan (tengah) didampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan petinggi IPA meresmikan The 43rd IPA Convention and Exhibition 2019 di Jakarta Convention Center, Rabu (4/9) (Foto: Humas IPA)

Pantau.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat ini menerapkan empat langkah guna efisiensi usaha di industri tersebut.

"Ada empat langkah yang kami lakukan," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers usai pembukaan The 43rd IPA Convention and Exhibition di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Langkah tersebut sesuai dengan tuntutan pemerintah yang menginginkan efisiensi dalam upaya investasi dan pengembangan usaha migas di tanah air.

Menurut Dwi, empat langkah itu yang pertama adalah membentuk sinergitas investasi dengan membangun kluster-kluster pengembangan blok migas, kedua pengadaan bersama berbagai barang yang menjadi kebutuhan para kontraktor

"Belanja lebih banyak barang selalu lebih murah, selain itu pemanfaatan infrastruktur secara bersama akan menekan biaya," katanya.

Baca juga: Nikel Tak Diekspor Lagi, RI Makin Berpotensi Jadi Produsen Mobil Listrik

Upaya ketiga adalah pembuatan kontrak jangka panjang bagi investor, dan keempat penggunaan teknologi terbaik.

Dwi juga menyatakan investasi sangat dibutuhkan mengingat potensi minyak dan gas di Indonesia cukup besar yang belum tergarap. Dari 128 cekungan yang ada, baru 54 yang dikerjakan.

"Dari 54 itu pun baru 18 yang sudah produksi," katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan saat membuka The 43rd IPA Convention and Exhibition 2019 menyatakan pemerintah menekankan pentingnya efisiensi dalam usaha industri migas untuk menarik investasi sebesar-besarnya dari perusahaan di berbagai belahan dunia masuk ke Indonesia.

Baca juga: Menteri Jonan Ungkap Permintaannya Soal Produksi Migas Indonesia

Ia juga menyambut baik pernyataan Presiden IPA Louise M. McKenzie bahwa asosiasi itu akan terus bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan investasi di industri migas.

The 43rd IPA Convention and Exhibition 2019 yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 4-6 September, diikuti oleh berbagai perusahaan migas dalam dan luar negeri, di antaranya Pertamina, INPEX, British Petroleum, Petronas, dan sebagainya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: