5 Langkah Strategis BI dan Pemerintah Jaga Inflasi

Sejumlah komoditas di pasar tradisional. (Pantau/Fery Heryadi)Sejumlah komoditas di pasar tradisional. (Pantau/Fery Heryadi)

Pantau.com  Direktur Eksekutif Bank Indonesia (BI), Agusman mengatakan pada rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) yang digelar di Kantor Pusat BI pada Senin pagi hingga siang tadi, secara khusus disepakati lima langkah strategis untuk menjaga inflasi 2018. Tujuannya agar inflasi pada tahun ini tetap berada dalam kisaran sasarannya 3,5% plus minus 1%. 

Langkah pertama yang dimaksud, menjaga inflasi volatile food maksimal di kisaran 4%-5% dengan memastikan kecukupan pasokan pangan, melalui; mengelola kesiapan produksi antar waktu; memperkuat cadangan pangan pemerintah dan tata kelola operasi pasar oleh Bulog; memperbaiki manajemen produksi melalui penguatan kelembagaan petani (corporate/cooperative farming), pengelolaan produksi dan paska panen khususnya pengeringan dan pergudangan, serta pemasaran; meningkatkan tingkat rendemen dan kualitas beras melalui revitalisasi penggilingan; menyalurkan rastra bansos dan bantuan pangan nontunai sesuai dengan jadwal dan dengan kualitas yang terjaga; membangun sistem data produksi yang akurat melalui pembangunan dan pemanfaatan e-commerce untuk pangan; memfasilitasi sinergi petani dan industri hilir.

Kedua, mengatur besaran dan timing kenaikan kebijakan administered prices serta mengendalikan dampak lanjutan yang berpotensi timbul, dalam hal terdapat kebijakan penyesuaian administered prices. Ketiga, memperkuat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia, antara lain melalui penyelenggaraan Rakornas Pengendalian Inflasi pada 2018 dengan tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Mendorong Momentum Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas”.

Selanjutnya, langkah strategis keempat yang disampaikan Agusman dalam keterangan tertulis, memperkuat kualitas data untuk mendukung pengambilan kebijakan. Kemudian langkah kelima, memperkuat bauran kebijakan Bank Indonesia untuk memastikan tetap terjaganya stabilitas makroekonomi.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti