Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

5 Tips untuk Mencapai Resolusi Keuangan di Tahun 2020

Headline
5 Tips untuk Mencapai Resolusi Keuangan di Tahun 2020 Ilustrasi. (Foto: IST)

Pantau.com - Salah satu resolusi 2020 bagi banyak orang adalah menjadikan kondisi keuangan lebih baik. Meski kondisi keuangan di tahun lalu tercapai, sudah pasti Sobat Pantau akan tetap menginginkan kondisi yang jauh lebih baik lagi.

Adapun resolusi penataan dan penyusunan rencana pengeluaran dapat menjaga setiap pendapatan dengan tujuab akhir menambah pundi-pundi keuntungan. Namun, rencana resolusi jangan hanya menjadi wacana semata. Mewujudkan resolusi sepanjang tahun membutuhkan tekad kuat dan ketekunan.

So, buat Sobat Pantau in dia tips untuk mencapai resolusi keuangan di 2020 agar bisa menambah keuntungan dan juga adanya beberapa perubahan baru yang memudahkan.

5 Tips Mencapai Resolusi Keuangan di 2020

1. Menyusun Anggaran

Ilustrasi catatan. (Foto: Shutterstock)

Adapun langkah pertama yang wajib dilakukan untuk mengawali resolusi keuangan adalah dengan cara menyusun anggaran keuangan. Pantau gengs dapat membuat sebuah anggaran yang baru atau memperbaiki anggaran yang telah digunakan sebelumnya.

Perlu diingat, jangan berlebihan! Susunlah sebuah anggaran yang masuk akal dengan cara pemasukan dan pengeluaran yang berimbang. Namun di luar semua itu, menjalankannya juga perlu, jadi tak hanya sekadar teori.

Baca juga: 5 Tips Penting Cari Rumah Kontrakan buat Pasangan Baru Nikah

2. Tambah Tabungan

Ilustrasi tabungan. (Foto: Shutterstock)

Apabila selama ini Sobat Pantau terbiasa menabung dan menyisihkan sebagian pendapatan ke dalam tabungan, maka resolusi yang satu ini tidak akan sulit untuk dijalankan. Cobalah untuk meningkatkan nilai tabunganmu, sehingga jumlah tabungan menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Adapun jika menilik, kamu hanya menyisihkan 10% saja dari total pendapatan, maka mulailah meningkatkannya menjadi 15 persen per bulannya. Ini akan sangat membantu keuangan menjadi lebih baik dan stabil ke depannya.

3. Lunasi Utang

Ilustrasi bayar hutang. (Foto: Istimewa)

Utang merupakan beban di dalam keuangan, karena tidak menghasilkan apa-apa. Mulailah melakukan perbaikan keuangan dengan cara melunasi semua utang, sehingga keuangan kamu menjadi lebih baik ke depannya.

Apabila utang cukup besar, maka lakukan pelunasan secara bertahap, sehingga jumlah cicilan ini tidak akan membebani keuangan terlalu berat. Mulailah dari utang yang memiliki sejumlah bunga dan biaya yang paling besar, sebab kedua komponen ini juga membebani keuangan setiap bulannya.

Baca juga: 5 Tren Keuangan 2020, Salah Satunya Menabung di Bank Online

4. Bayar Tagihan Tepat Waktu


Ilustrasi pembayaran. (Foto: Shutterstock)

Apabila memiliki sejumlah tagihan bulanan, maka mulailah untuk lebih disiplin dalam membayarnya. Ini sangat penting, terutama ada sejumlah tagihan memiliki biaya bunga dan denda atas keterlambatan pembayaran yang dilakukan.

Hindari biaya bunga dan denda, sebab jumlahnya bisa saja cukup besar setiap bulannya. Bayarlah tagihan tepat waktu atau kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas auto debet dari rekening tabungan setiap bulannya, ini akan menghindarkan dari keterlambatan pembayaran.

5. Mulai lah Berbisnis

Ilustrasi millenials berbisnis. (Foto: Blue Oceans)

Dibandingkan uang hanya mengalir begitu saja, lebih baik dialihkan dari pengeluaran belanja konsumtif dengan membuka bisnis kecil-kecilan. Contohnya, online shop dengan menjual aksesoris atau berbagai lainnya. Bahkan bisnis bisa dimulai berdasarkan hobi yang sedang ditekuni.

Tidak perlu menyiapkan modal yang besar apabila hanya untuk sebuah bisnis sampingan. Dengan kocek Rp500 ribu - Rp 1 juta, Sobat Pantau sudah bisa memulai bisnis sendiri.

Dengan membuka bisnis, kamu bisa belajar untuk mengatur keuangan lebih baik lagi. Asalkan mampu memiliki komitmen yang tinggi ketika memulai bisnis, praktis keuntungan pun tidak akan sulit diraih.

Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: