Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

5 Tren Ini Mendorong Wirausaha Sukses di 2020

Headline
5 Tren Ini Mendorong Wirausaha Sukses di 2020 Ilustrasi tren yang hits di tahun 2020. (Foto: AFP)

Pantau.com - Menjadi wirausaha sukses menjadi dambaan tiap orang agar produktif dan kompetitif. Namun, untuk bisa tetap eksis, dibutuhkan beberapa faktor seperti pemanfaatan teknologi dan juga mampu berinovasi.

Karena itu, untuk bisa sukses menjadi entrepreneur, Pantau.com merangkum 5 tren yang bisa membantu mendorong pertumbuhan bisnis pada 2020. Simak baik-baik ya sobat Pantau.

Baca juga: Menohok! Bappenas: RI Jadi Negara Maju Kalau Banyak Enterpreneur Bukan PNS


Tak ada salahnya untuk mencoba berbagai cara agar sukses menjadi seorang wirausaha. Daripada tidak sama sekali, tentu itu bakal membosankan bagi kaum millenials yang 'doyan' dengan cara instant.

5 Tren yang Mendorong Wirausaha Sukses di 2020


1. Gaya Hidup

Ilustrasi gaya hidup Millenials yang peduli dengan lingkungan. (Foto: Medium)


Semakin ke sini, banyak masyarakat yang mengadopsi gaya hidup hijau. Bagi konsumen, gaya hidup sadar lingkungan ini tidak berhenti pada diet dan menjadi vegetarian hingga mengkonsumsi produk-produk kesehatan organik.

Sebagai contoh, peluang menciptakan pakaian wanita dari kain dan serat alami. Untuk ketahanan dan kenyamanan, produsen menggunakan bahan-bahan alami yang bisa menurunkan jejak karbon. Menurut Small Business Trends, konsumen baru di ‘pasar hijau’ sudah ramai.


2. Menangkap Demografi Generasi Millenials

Ilustrasi para millenials bekerja. (Foto: LPN)


Perkembangan internet yang begitu cepat memberikan dampak, di mana generasi muda menjadi pasar konsumen. Perusahaan harus melakukan yang terbaik untuk berhubungan dengan konsumen dengan memindahkan pemasaran mereka ke platform digital.

Sebagai contoh, membuat pemasaran digital melalui Youtube, dimana platform ini begitu mudah diakses masyarakat.

Menurut survei VidMob, 59% responden Gen Z yang menggunakan aplikasi YouTube, lebih banyak daripada yang mereka lakukan setahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pasar ini baru saja dimulai.

3. Pembelajaran Mesin dan Kemajuan AI

Ilustrasi kecerdasan buatan. (Foto: IST)


Industri kecerdasan buatan terus bertumbuh dan akan memiliki dampak signifikan pada ekonomi dunia di masa mendatang. Penggunaan AI dan algoritma yang lebih kecil dapat meningkatkan pengalaman pengguna di hampir semua sektor industri.

Spotify misalnya, menggunakan kecerdasan buatan untuk menjadikan pengalaman pendengarnya lebih pribadi dan membuat sesi khusus untuk setiap user. AI juga mengubah layanan pelanggan, seperti yang dikatakan Omer Khan, pendiri dan CEO VividTech kepada Entrepreneur. Melalui penggunaan teknologi yang cerdas, bisnis dan konsumen semuanya akan mendapat manfaat.

Baca juga: Infografis 5 Perusahaan Pemilik Hak Paten Kecerdasan Buatan Terbanyak



4. E-Commerce Bakal Mendominasi

Ilustrasi e-commerce. (Foto: Aekpani Networks)


Dalam empat tahun mendatang, nilai e-commerce global diperkirakan akan mencapai sekira USD5 triliun. Seperti yang dilaporkan oleh Statista, banyak pengecer yang memindahkan investasi dari etalase fisik dan mortir ke toko online.

Banyak pengusaha yang memanfaatkan kekuatan belanja online hanya dengan memanfaatkan media online agar menghasilkan ratusan juta. Bahkan mereka menciptakan gudang canggih yang dapat mengirimkan pesanan lebih cepat.

Ketika pengecer yang lebih terspesialisasi muncul di pasar, tampaknya tidak ada batasan lagi untuk apa yang dapat ditransaksikan secara online.

5. Platform Digital Meningkat Terus

Ilustrasi digital platform. (Foto: IST)


Saat perusahaan ingin memberikan lebih banyak layanan dan opsi kepada pelanggan, permintaan bakal meningkat untuk menangani transaksi keuangan, keamanan, dan kebutuhan perbankan.

Konsumen dan pemilik bisnis akan sama-sama menghargai kemampuan untuk mencapai lebih dari satu tujuan dengan vendor tertentu, dan sistem yang komprehensif ini semakin populer.

Perusahaan dan produk Prime Trust, yang menawarkan one-stop shopping untuk pemilik bisnis dengan menyediakan layanan keuangan dan solusi infrastruktur, menghemat waktu mereka dan menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi pelanggan.

Seiring meningkatnya permintaan akan berbagai metode pembayaran, jenis platform perbankan dan keuangan layanan lengkap ini akan diperlukan untuk usaha kecil seperti UKM.



Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta