Agus Martowardojo Klaim Pergantian Pimpinan BI Tidak Ganggu Stabilitas Moneter, Ini Alasannya

Gubernur BI Agus Martowardojo. (setkab)Gubernur BI Agus Martowardojo. (setkab)

Pantau.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengaku masa tugasnya sebagai orang nomor satu di otoritas moneter, bakal berakhir pada bulan Mei 2018.


Mantan Menteri Keuangan periode Mei 2010 hingga April 2013 itu menjamin pergantian puncak kepemimpinan di Bank Sentral Indonesia tidak akan mengganggu mandat utama BI untuk menjaga stabilitas perekonomian serta momentum pertumbuhan ekonomi nasional.


“Saya meyakini bahwa nanti seandainya ada transisi, transisinya dijalankan dengan baik dengan tetap menjaga stabilitas perekonomian,” ujar Agus, Jakarta, Jumat (26/1/2018).


Agus menjelaskan, momentum pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga sejalan dengan membaiknya sejumlah indikator perekonomian nasional. Beberapa indikator dimaksud, antara lain nilai tukar rupiah yang bergerak stabil, laju inflasi yang nisbi terkendali, defisit transaksi berjalan yang masih terjaga, serta cadangan devisa yang mumpuni. 

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bakal berada pada rentang 5,1 persen hingga 5,5 persen. Target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sendiri berada di angka 5,4 persen.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti