Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Alibaba Tantang Raja Streaming Musik China

Headline
Alibaba Tantang Raja Streaming Musik China Aplikasi Tencent Music (Foto: Getty Image)

Pantau.com - Tencent (TCEHY) mendominasi streaming musik di Tiongkok. Sekarang saingannya tech titan Alibaba (BABA) yang sedang membangun aliansi yang dapat membantunya menjatuhkan pemimpin.

Alibaba mengambil saham minoritas di NetEase (NTES) Cloud Music, layanan streaming freemium, senilai $700 juta. Alibaba sudah memiliki aplikasi streaming musik sendiri bernama Xiami. Dan perusahaan telah bermitra dengan NetEase di masa lalu untuk berbagi perpustakaan musik.

Namun kesepakatan terbaru, yang diumumkan Kamis, secara signifikan memperkuat hubungan antara keduanya dan itu bisa menjadi berita buruk bagi Tencent Music (TME), tulis analis Citi Research dalam catatan penelitiannya.

Baca juga: Harga Minyak Anjlok, Raja Salman Ganti Menteri Energi dengan Putranya

Dilansir CNN, Tencent Music memiliki 652 juta pengguna aktif bulanan dan 31 juta pelanggan yang membayar dalam tiga bulan hingga 30 Juni. Raksasa jejaring sosial ini telah membangun benteng di pasar melalui platform streaming populernya QQ Music, KuGou dan Kuwo.

NetEase mengatakan dalam laporan pendapatan terbarunya bahwa platform cloud musiknya memiliki lebih dari 800 juta "pengguna," meskipun analis Citi mematok jumlah pengguna aktif bulanannya di 139 juta per Juli. NetEase menempati urutan keempat di antara pengguna aktif setelah tiga layanan Tencent, tambah para analis.

Statistik terkini memperlihatkan pengguna aktif bulanan Xiami tidak tersedia. Tetapi pada akhir 2017, layanan ini memiliki 18,4 juta pengguna aktif, menurut perusahaan riset pasar QuestMobile.

Baca juga: Gagal Pengiriman 737 MAX, Boeing Juga Tunda Uji Beban Pesawat Baru 777X

Yu Xue, seorang analis riset internet di IDC China, mengatakan Alibaba dapat membantu meningkatkan pertumbuhan mitra barunya dengan berbagi konten dan mempromosikan layanan melalui aplikasi lainnya.

"Alibaba (membutuhkan) aliansi untuk bersaing dengan Tencent di pasar musik streaming," kata Yu.

Investasi itu diungkapkan bersamaan dengan kesepakatan lain antara Alibaba dan NetEase. Alibaba membeli Kaola, platform e-commerce NetEase, senilai $2 miliar, untuk meningkatkan bisnis belanja online-nya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: