Anggaran Pangan Rp92,3 Triliun, Jokowi: Hasil dan Konkretnya Apa?

Headline
Tangkap layar Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan resmi mengenai presidensi G20 di Istana BogorTangkap layar Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan resmi mengenai presidensi G20 di Istana Bogor

Pantau – Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju bahwa pemanfaatan anggaran ketahanan pangan 2022 sebesar Rp92,3 triliun harus membuahkan hasil yang konkret.

“Gede banget lho ini, hasilnya apa setiap tahun? Konkretnya apa? Harus jelas. Kalau enggak, Rp92 triliun kita belikan beras untuk stok saja,” kata Presiden saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Senin (20/6/2022).

Presiden merincikan bahwa dari total Rp92,3 triliun tersebut, Rp36,5 triliun di antaranya untuk kementerian/lembaga, yakni Kementerian Pertanian sebesar Rp14,5 triliun, Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp6,1 triliun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rp15,5 triliun, dan kementerian-kementerian lain Rp0,6 triliun.

Di Kementerian PUPR, Presiden mencatat bahwa anggaran tersebut, antara lain, dimanfaatkan untuk merampungkan pembangunan sembilan bendungan. Jumlah itu akan menambah 29 bendungan yang sudah selesai dari 61 bendungan yang pembangunannya sedang berlangsung.

Sesudah itu Presiden meminta Kementerian PUPR langsung memanfaatkan anggaran tersebut untuk infrastruktur-infrastruktur yang bisa langsung dimanfaatkan oleh rakyat, seperti embung (waduk kecil) dan irigasi.

“Embung yang bisa langsung dimanfaatkan, mungkin memang enggak mencakup luasan yang gede, tapi harus yang banyak. Kemudian irigasi-irigasi yang langsung masuk seperti kita lihat di NTT, konkret dan langsung produksi,” katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Reporter
Renalya Arinda
Editor
Muhammad Rodhi