Bank Dunia Revisi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global

grafis (Pantau.com/Fery Heryadi)grafis (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com Ada kabar baik mengenai faktor yang turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi global. Bank Dunia pada Selasa (Rabu 10/1/2018, WIB) menaikkan perkiraannya pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3,1%. 

Revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global oleh Bank Dunia tersebut, lebih tingi 0,2 persentase dari proyeksi pada Juni 2017. Dalam laporan Prospek Ekonomi Global, Bank Dunia menyebut 2018 berada di jalur untuk menjadi tahun pertama sejak krisis keuangan, ekonomi global akan beroperasi pada atau mendekati kapasitas penuh.

Pertumbuhan global mencapai 3% pada 2017. Bank Dunia menyebut hal tersebut laju terkuat sejak 2011 dan pemulihan yang penting dari tingkat terendah pascakrisis 2,4% pada 2016.

Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan global melambat menjadi 3% pada 2019. Penurunan diperkirakan kembali berlanjut menjadi 2,9% pada 2020.

Menurut perkiraan Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju diperkirakan akan turun tipis menjadi 2,2% pada 2018 dari 2,3% pada 2017. Alasannya menurut Bank Dunia karena bank-bank sentral utama cenderung secara bertahap menarik diri dari kebijakan moneter yang akomodatif.

Sementara itu mengenai negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang, Bank Dunia memperkirakan bahwa ekonomi negara-negara tersebut akan tumbuh 4,5% pada 2018. Asumsi tersebut lebih tinggi dibandingkan 2017 yang hanya 4,3%. Bahkan, pada 2019 dan 2020, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan akan berlanjut lebih cepat menjadi 4,7%.

“Pemulihan berbasis luas dalam pertumbuhan global sangat menggembirakan, tapi ini bukan saat untuk berpuas diri,” kata Jim Yong Kim, Presiden Bank Dunia, dalam sebuah pernyataannya. 

Menurunya, saat ini merupakan kesempatan besar untuk berinvestasi dalam modal sumber daya manusia dan fisik. “Jika pembuat kebijakan di seluruh dunia fokus pada investasi utama ini, mereka dapat meningkatkan produktivitas negara mereka, meningkatkan partisipasi angkatan kerja, dan mendekati tujuan untuk mengakhiri kemiskinan ekstrim dan meningkatkan kemakmuran bersama,” kata Kim. 

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti