Pantau Flash
Rupiah Menguat Rp14.095 per Dolar Amerika Seiring Faktor Global
Pedagang Pasar Klender yang Positif COVID-19 Bertambah 15 Orang
JK Minta Tempat Ibadah Dibuka Lebih Dulu daripada Mall
Menkeu: Insentif bagi Tenaga Medis Sudah Cair Rp10,45 Miliar
Total Kasus COVID-19 Jadi 28.233: Tambahan 684 Kasus, Terbanyak dari Jatim

Batik di Pusaran Bule Dalam Gelaran IMF-WB 2018

Batik di Pusaran Bule Dalam Gelaran IMF-WB 2018 Direktur International Monetary Fund, Christine Lagarde (Foto: IMF)

Pantau.com - Penggunaan batik dalam pertemuan Tahunan International Monetery Fund World Bank menjadi pesan untuk setiap peserta yang ikut dalam gelaran selama 1 minggu ini.

Selain Direktur IMF, Christine Lagarde, Presiden World Bank Jim Yong Kim juga terlihat beberapa kali menggunakan baju batik. Namun, beberapa delegasi yang datang juga memakai batik.

Presiden World Bank Jim Yong Kim (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Baca juga: Jusuf Kalla Sambangi Agenda IMF-WB di Bali, Pengamanan Diperketat

Salah satunya perwakilan dari World Bank. Wanita berambut pirang ini mengaku sengaja menyiapkan baju batik untuk event IMF, meskipun tidak mengetahui pasti soal kewajibab menggunakan baju batik.


"Iya saya pakai baju batik ini nyaman, saya suka karena pas untuk acara formal," tutur kepada Pantau.com, di BICC, Bali, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Mengintip Fee Volunteer IMF-WB 2018, Besar Mana dengan Asian Games 2018?

Untun agenda IMF-WB ia mengaku membawa  4 baju dengan motif yang berbeda. Ditempat terpisah, stand batik yang ada di gedung BNDCC rupanya juga mendapat perhatian dari beberapa delegasi. Ada beberapa diantara mereka yang menyambangi dan mencoba salah satu jenis batik nusantara.


"Ini unik beda dengan motif biasanya saya lihat, bagus," ungkap Ana salah satu dari peserta IMF-WB.

Untuk harga kain batik yang ditawarkan di stand ini bermacam-macam mulai dari Rp1.000.000 dan Rp4.500.000 perkainnya. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: