Pantau Flash
Jubir Sebut 75 Persen Pasien COVID-19 di 11 Provinsi Telah Sembuh
Bamsoet Mendesak Kementan Segera Lakukan Uji Klinis Antivirus Korona
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di Wisma Atlet Bertambah Menjadi 3.586 Orang
Seluruh Pasien COVID-19 di Klaster Terbesar Gunung Kidul Telah Sembuh
Soal Larangan Tampil di Liga Champions, Guardiola Yakin City Menang Banding

BEI Mulai 'Melek' untuk Antisipasi Keamanan Siber

BEI Mulai 'Melek' untuk Antisipasi Keamanan Siber Layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Pantau.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mensosialisasikan pentingnya menjaga keamanan siber bagi perusahaan-perusahaan yang terdaftar sebagai anggota bursa.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, sosialisasi tersebut ditujukan untuk menekankan pentingnya mengetahui kondisi terkini terkait keamanan siber bagi perusahaan, terutama yang bergantung pada keamanan sistem teknologi informasi yang baik.

"Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan terkini mengenai pentingnya menjaga keamanan siber dari berbagai macam serangan siber," kata Inarno dalam acara bertajuk "Cybersecurity in a Digital 4.0 Ecosystem" tersebut.

Baca juga: BUMN Tekfin Kode QR 'Ujuk Gigi' di Akhir Februari

Beberapa hal yang termasuk serangan siber yaitu pencurian maupun pengambilalihan akses secara ilegal atas komputer, laptop, tablet, maupun perangkat seluler yang dimiliki perusahaan, serangan ke sistem teknologi informasi dan situs (website) dari jarak jauh, hingga pencurian informasi perusahaan di layanan "cloud".

"Dengan mengetahui bahaya dari serangan siber, perusahaan dapat lebih mempertimbangkan peningkatan keamanan dunia maya serta menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan," kata Inarno.

Baca juga: Agar Konsumen Tak Galau, OJK Klaim Gunakan 5 Langkah Atur Fintech Masa Kini

Keamanan siber memang telah menjadi isu prioritas seluruh negara di dunia semenjak teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, hukum, organisasi, kesehatan, pendidikan, budaya, pemerintahan, keamanan, pertahanan, dan lain sebagainya.

Berbanding lurus dengan tingginya tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tersebut, tingkat risiko dan ancaman penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi juga semakin tinggi dan semakin kompleks.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: