Pantau Flash
AEON Mall JGC Ditutup Sementara dan Dijaga Brimob Pasca Unjuk Rasa
Korona Tewaskan 12 Orang di Iran, 61 Orang Tertular
Wapres Ma'ruf Soal Pilkada: Jangan Jadi Sumber Perpecahan dan Permusuhan!
Anies Sebut Lebih dari 200 RW di Jakarta Terendam Banjir
Jakarta Dikepung Banjir, Kereta Bandara Berhenti Beroperasi Sementara

Benny Tjokro dan Hary Ditahan, Ini Respons Erick Thohir

Benny Tjokro dan Hary Ditahan, Ini Respons Erick Thohir Benny Tjokro. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menanggapi penahanan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Penahanan dilakukan sebagai pengembangan dari kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Kami mengapresiasi pihak BPK yang sudah melakukan investigasi dan juga pihak Kejaksaan yang secara cepat dan responsif menangani kasus ini," kata Erick Thohir dalam pernyataan tertulis, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Mantan Direktur Keuangan Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Erick mengatakan, tindakan tegas dan tidak pandang bulu pada kasus Jiwasraya sangat penting dalam mencapai keadilan sekaligus mengembalikan kepercayaan publik pada korporasi. "Pengusutan kasus di masa lalu itu sekaligus penataan korporasi untuk hari ini dan masa depan yang semakin baik," tambah Erick.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan dengan penahanan Benny Tjokro dan Hary maka menunjukkan pengembangan kasus Jiwasraya tetap berjalan. Kerjasama antara BPK dan Kejagung dalam penanganan kasus hukum pun terbukti berjalan dengan baik.

Baca juga: Soal Dugaan Korupsi Asabri, Mahfud MD Bakal Temui Erick Thohir

"Berarti proses berjalan sejalan. Kami juga akan menyelesaikan bagian kami, begitu kan," imbuhnya.

Ia juga memastikan ke depan, Kementerian BUMN akan terus mendukung proses penegakan hukum dan penyelesaian kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya. "Yang pasti itu adalah proses dari BPK dan kejaksaan. Kami dorong terus supaya prosesmya berjalan baik, itu saja," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: