BI Angkat Suara Soal Bank Muamalat

Kantor Pusat Bank Indonesia (Pantau.com/Fery Heryadi)Kantor Pusat Bank Indonesia (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Bank Indonesia (BI) menilai masalah permodalan dan memburuknya kualitas aset Bank Muamalat tidak berdampak signifikan terhadap stabilitas sistem keuangan domestik.

Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto mengatakan ukuran aset Bank Muamalat, yang terlihat dari pembiayaan dan pendanaan, tidak terlalu besar sehingga minim dampaknya terhadap industri.

“Size banknya sangat kecil sekali dibanding bank lain seperti Bank Mandiri, BRI, dan saya rasa Otoritas Jasa Keuangan bisa memperkirakan itu,” ujarnya, Kamis (15/2/2018).

Baca juga: Ini Alasan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

Erwin mengatakan selama ini permasalahan yang mendera Muamalat belum pernah dibahas di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Dalam rapat KSSK selanjutnya, bukan tidak mungkin masalah Muamalat bisa dibahas.

Ia mengatakan Forum KSSK sudah memiliki protokol penanganan potensi terjadinya gangguan terhadap stabilitas sistem keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertanggung jawab sebagai pengawas industri perbankan dan mikroprudensial, diyakini Erwin, sudah menangani Muamalat, sehingga tidak akan memberikan dampak lanjutan terhadap stabilitas.

Tim Pantau
Penulis
Martina Prianti