BI Sebut Dua Faktor Ini Pendongkrak Ekonomi Jakarta

Kantor Pusat Bank Indonesia (Pantau.com/Fery Heryadi)Kantor Pusat Bank Indonesia (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Bank Indonesia (BI) menilai peningkatkan konsumsi rumah tangga saat pemilihan kepala daerah dan investasi, menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2017 tercatat mencapai 6,22 persen.

“Pilkada serentak di DKI Jakarta serta beberapa daerah lainnya turut berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi Ibu Kota (Jakarta), melalui capaian konsumsi lembaga nonpublik yang melayani rumah tangga (LNPRT),” kata Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Majardi dalam pernyataan tertulis, Selasa (6/2/2018).

Menurut Bank Sentral, perbaikan investasi karena terus berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dan konstruksi yang dimulai serentak pada awal tahun lalu. Saat bersamaan, ada peningkatan kinerja ekspor, akselerasi kinerja investasi tersebut berimplikasi pada dorongan kinerja impor sehingga pertumbuhan impor juga mengalami akselerasi yang cukup tinggi.

“Di sisi lain, kemampuan konsumsi rumah tangga di DKI Jakarta selama tahun 2017, tetap terjaga dengan capaian pertumbuhan yang menguat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Fadjar Majardi.

Akselerasi pertumbuhan pada komponen pengeluaran tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan lapangan usaha (LU) utama di Ibu kota. Semakin meningkatnya konsumsi rumah tangga selama 2017 memberikan dorongan positif sejumlah lapangan usaha perdagangan besar dan eceran.

Tidak hanya itu, sejumlah usaha lainnya mengalami pertumbuhan yakni reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, serta direspon oleh pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan yang juga mencatatkan pertumbuhan yang tinggi, untuk memenuhi kebutuhan tingkat penjualan.

Aktivitas Ibu Kota yang disibukkan dengan pembangunan sejumlah infrastruktur dan konstruksi mendorong akselerasi pertumbuhan lapangan usaha konstruksi. “BI memperkirakan fase perbaikan ekonomi DKI Jakarta akan terus berlanjut pada 2018, didorong oleh pelaksanaan Asian Games, yang akan berdampak pada peningkatan konsumsi serta ekspor,” kata Fadjar.

Selain itu, gelaran pilkada serentak dinilai yang juga akan diselenggarakan pada tahun ini, serta persiapan Pilpres pada tahun depan akan kembali mendorong pertumbuhan konsumsi LNRT.

Tim Pantau