Pantau Flash
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
PSBB Masa Transisi, Gojek: Driver Dapat Layani Penumpang 8 Juni
Rapimnas Gerindra Minta Prabowo Kembali Pimpin Partai
Akibat COVID-19, BKPM Akan Revisi Target Realisasi Investasi
BMKG Prediksi Banjir Rob di Cirebon Terjadi hingga 6 Juni

Biodiesel Naik dan Bioetanol Turun, Ini Harga BBN Bulan September

Headline
Biodiesel Naik dan Bioetanol Turun, Ini Harga BBN Bulan September Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Memasuki bulan September 2019, Harga Indeks Pasar (HIP) Biodiesel mengalami kenaikan seiring melonjaknya harga pasaran minyak mentah sawit.

Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga biodiesel selama sebulan sebesar Rp6.929 per liter, efektif per 1 September 2019.

"Harga biodiesel naik Rp134 liter dari bulan sebelumnya," jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM ditemui di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Harga Minyak Sawit di Jambi Naik Jadi Rp6.759 per Kilogram

Kenaikan ini sambung Agung, dilatarbelakangi meningkatnya harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) KPB menjadi Rp6.556/Kg dari sebelumnya Rp6.394 per Kilogram. "Besaran HIP biodiesel ini belum ditambah dengan ongkos angkut," kata Agung.

HIP biodiesel ini juga akan digunakan untuk pelaksanaan mandatori campuran biodiesel 20 persen pada minyak Solar (B20). Besaran harga HIP BBN untuk jenis biodiesel tersebut dihitung menggunakan formula HIP = (Rata-rata CPO KPB + 100 USD/ton) x 870 Kg/m3 + Ongkos Angkut mengikuti ketentuan dalam Keputusan Menteri ESDM No. 91 K/12/DJE/2019.

Selain menetapkan HIP biodiesel, Kementerian ESDM juga menetapkan HIP bioetanol untuk September 2019 sebesar Rp10.091 per liter. Penghitungannya menggunakan formula (rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan x 4,125 Kg/L) + USD 0,25/Liter.

Baca juga: Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang, RI Penuhi Bahan Energi Hijau Dunia

"Besaran ini lebih rendah dibanding bulan Agustus yaitu Rp10.200 per liter atau turun Rp109 liter," kata Agung.

Konversi nilai kurs sendiri menggunakan referensi rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode 15 Juli hingga 14 Agustus 2019.

Sebagai informasi, HIP BBN ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit 6 bulan sekali oleh Direktur Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: