Pantau Flash
7 Siswa Lemdikpol Polri di Sukabumi Dinyatakan Positif Korona
Pesawat Lionair Misi Medis Meledak di Filipina, Seluruh Penumpang Tewas
Olimpiade Ditunda, Jepang Pertanyakan Siapa yang Akan Bayar Tagihan
Bogor Siapkan Dua Skenario Lockdown Berkaca dari DKI Jakarta
Dua Pasien RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia

Bos Amazon Pepet Terus Orang Terkaya di India, Persaingan Bisniskah?

Headline
Bos Amazon Pepet Terus Orang Terkaya di India, Persaingan Bisniskah? Jeff Bezos (Foto: Reuters/Katherine Taylor)

Pantau.com - Orang terkaya di dunia mungkin ingin mencapai kesepakatan dengan miliarder India untuk mengambil sepotong lebih besar dari pasar ritel besar negara itu.

Jeff Bezos Amazon (AMZN) sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi di Reliance Retail, pengecer terbesar di India yang dimiliki oleh miliarder Mukesh Ambani, surat kabar Economic Times dan Reuters melaporkan akhir pekan lalu. 

Raksasa ritel Amerika itu mungkin mencari untuk membeli hingga 26 persen dari perusahaan, sumber mengatakan kepada dua publikasi.

"Kami tidak mengomentari spekulasi dan rumor media. Perusahaan kami mengevaluasi berbagai peluang secara berkelanjutan," kata juru bicara Reliance kepada CNN Business. 

Baca juga: Senator AS ke Jeff Bezos: Apakah Produk Pilihan Amazon Menipu Konsumen?

"Kami telah membuat dan akan terus melakukan pengungkapan yang diperlukan sesuai dengan kewajiban kami," tambah juru bicara itu.

Sementara itu, juru bicara Amazon di India menolak berkomentar.

Reliance Retail memiliki hampir 11.000 toko di seluruh India dan menjual segala sesuatu mulai dari smartphone hingga bahan makanan. Kemitraan akan memberi Amazon kehadiran yang kuat di negara yang telah berkomitmen lebih dari $ 5 miliar untuk mengembangkan bisnisnya.

Orang terkaya di India baru saja membeli toko mainan tertua di dunia. Amazon bertarung sengit dengan Flipkart yang dimiliki oleh saingan beratnya Walmart (WMT) untuk pasar ritel online India, yang diproyeksikan bernilai $200 miliar pada tahun 2027.

Pasar ritel yang lebih luas diperkirakan bernilai lebih dari $ 670 miliar. Kedua kelompok ini menguasai lebih dari 30 persen dari e-commerce India, menurut perkiraan terbaru oleh firma riset Forrester, meskipun Flipkart memiliki keunggulan yang sempit.

"Untuk Amazon, yang mereka cari adalah akses ke infrastruktur offline, yang mencakup rantai pasokan dan toko offline," analis Forrester Satish Meena mengatakan kepada CNN Business.

"Tanpa kehadiran offline, akan sulit bagi Amazon untuk menangkap pasar yang lebih besar," tambahnya.

Perusahaan yang berbasis di Seattle ini berusaha menumbuhkan kehadiran fisiknya di India. Itu membeli saham kecil di rantai department store Shoppers Stop pada 2017 dan berinvestasi dalam rantai grosir Lebih tahun lalu. Kesepakatan dengan Reliance akan memberikannya akses ke ribuan toko di seluruh negeri, terutama di daerah-daerah di mana akses internet tidak merata.

Baca juga: Janda Jeff Bezos Miliki Saham Individual Terbesar ke 2 di Amazon

Reliance memiliki outlet di lebih dari 6.700 kota dan kota-kota kecil. Kesepakatan dengan Ambani's Reliance dapat membawa keuntungan tambahan. Perusahaan India memiliki salah satu jaringan seluler terbesar di negara itu, Reliance Jio, yang memiliki lebih dari 300 juta pengguna. Ini membantu membawa jutaan orang India online melalui data seluler murah.

Sementara Amazon sudah memiliki kehadiran online yang kuat, akses ke jaringan Jio bisa berarti berada di depan sebagian besar orang India yang online untuk pertama kalinya.

Ambani telah menyatakan niatnya untuk menggabungkan pengaruh digital dan ritelnya, mengumumkan rencana platform e-commerce miliknya dalam pidatonya di bulan Januari. Bermitra dengan Amazon akan memberi dorongan besar pada rencana itu.

"Kesepakatan ini akan menyediakan Reliance Retail dengan akses siap ke platform e-commerce yang mapan," kata Kiran Pedada, asisten profesor pemasaran di Indian School of Business.

"Reliance akan mendapatkan akses ke teknologi Amazon dan pengetahuan serta pengalaman globalnya," tambah Pedada.

Baca juga: Jeff Bezos Jual Saham Amazon Senilai USD2,8 Miliar, Buat yang Minat

Amazon telah berlomba untuk mendominasi pasar India, dan dilaporkan bahkan mencoba untuk membeli dan membeli Flipkart tahun lalu sebelum kalah dari Walmart.

Kedua perusahaan telah dihantam oleh peraturan baru India tentang e-commerce yang mencegah mereka meremehkan pesaing dengan diskon besar dan memaksakan pembatasan investasi mereka di negara itu.

Memiliki salah satu perusahaan India terbesar di India dan orang terkaya di negara itu dapat membantu Amazon melobi pemerintah India secara lebih efektif terhadap peraturan yang merugikan bisnisnya.

"Bonus tambahan yang masuk ke sini adalah pengaruh kebijakan yang dibawa Reliance ke dalam gambar," kata Meena dari Forrester.

Tetapi prioritas utama Amazon kemungkinan akan melampaui pesaing besarnya di India.

"Jika (kesepakatan dengan Reliance) berjalan, itu akan sangat sulit bagi Walmart dan Flipkart," tambah Meena.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: