BPTJ Sebut Baru Ratusan Taksi Online yang Terdaftar di Jabodetabek

ilustrasi (Pantau.com/Fery Heryadi)ilustrasi (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebutkan kuota angkutan sewa khusus atau angkutan berbasis aplikasi online alias taksi online untuk wilayah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berjumlah 36.510 kendaraan. Taksi online tersebut bisa mendaftarkan melalui 60 perusahaan.  

“Dari 60 perusahaan daftar, yang dapat izin baru 10 perusahaan. Total semua kendaraan yang memenuhi syarat dan tercatat di BPTJ baru ada 878 kendaraan,” ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Karlo Manik saat mengikuti diskusi bertajuk “Implementasi Regulasi Taxi Online”, Jumat (26/1/2018). 

Baca juga: 1 Februari Taksi Online Tak Berizin Bakal Kena Tindak, Ini Tahapannya

Karlo Manik mengatakan, pihaknya menyayangkan masih sedikitnya jumlah taksi onlie yang mengurus izin. Padahal, lanjutnya, BPTJ sudah menggelar sosialisasi sejak lama.


Terkait hal tersebut, Karlo Manik mengaku jika pihaknya masih mempertanyakan kendala yang dialami oleh pihak pengendara taksi online khususnya pada saat melakukan uji kir. 


“Sebenarnya yang diuji sudah cukup banyak, 10.000 (kendaraan) bahkan 14.000 (kendaraan). Saya tidak tahu permasalahan di mana, bukan uji sepertinya, apakah soal SIM umum, PT (perusahaan) atau apa,” lanjut dia. 

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti