BUMN Industri Pertahanan Konsolidasi, Tujuannya…

Kementerian BUMN. (Pantau.com/Fery Heryadi)Kementerian BUMN. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fajar Harry Sampurno mengatakan konsolidasi industri strategis BUMN untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, investasi serta leverage perusahaan sehingga berdaya saing global. 

Industri Pertahanan Strategis dan Teknologi Tinggi (National Defence and Hightech Industries/NDHI) BUMN terdiri dari PT Dahana (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Len Industri (Persero) serta PT Industri Nuklir Indonesia (Persero).

Terkait konsolidasi dimaksud, digelar rakor NDHI  digelar pada hari ini. “Dengan konsolidasi NDHI, diharapkan semakin efisien dalam hal operasional dan biaya produksi, sehingga keuntungan yang didapatkan akan semakin besar,” kata Harry dalam keterangan tertulis, Jumat (9/2/2018).

Ia menyampaikan rakor dihadiri para direktur utama, direksi dan komisaris ke enam perusahaan BUMN anggota NDHI dan juga dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri BUMN Rini Soemarno, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Tim Pantau