Data BI (Turut) Dongkrak Perdagangan di Lantai Bursa

Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis (8/2/2018), dibuka menguat 1,90 poin atau 0,02 persen, menjadi 6.536,76. Di sisi lain kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,24 poin (0,02 persen) menjadi 1.101,63.

Analis Binaartha Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2018 yang meningkat menjadi USD131,98 miliar, (setara Rp 1.768,53 trliun) cukup mampu mendukung dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

“Tidak ada sentimen negatif yang membuat IHSG melemah. Jika terjadi koreksi merupakan hal wajar dan jangka pendek,” kata Reza, Kamis (8/2/2018).

Sementara itu Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere mengungkapkan, IHSG melanjutkan kenaikannya sejalan dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia. 

Ia menambahkan, sentimen dari dalam negeri yang terbilang positif turut menjadi salah satu faktor pendorong bagi kenaikan IHSG. “Pelaku pasar saham kembali melakukan aksi beli seiring dengan fundamental ekonomi makro yang tetap terjaga pada tahun ini,” katanya.

Inflasi dan nilai tukar rupiah yang stabil paparnya, memberikan keyakinan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Diharapkan dapat tetap dijaga sehingga pasar keuangan di dalam negeri memiliki kinerja positif.

Sementara itu perdagangan di lantai bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 141,52 poin (0,68 persen) ke 21.791,62, indeks Hang Seng menguat 142,98 poin (0,47 persen) ke 30.466,18 dan Straits Times menguat 11,69 poin (0,35 persen) ke posisi 3.395,98.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Martina Prianti