Desember 2017 Merasakan Kenaikan Harga Barang? Kita Tidak Sendiri Karena Ada 82 Daerah Alami Kenaikan Harga (2/1/2018, 14.22)

Pemberian keterangan mengenai inflasi Desember 2017. (Pantau.com/Ratih)

Pantau.com Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Desember 2017 mencapai 0,71%, secara tahun kalender 2017 mencapai 3,61%. Kalau pada Desember kamu merasakan ada kenaikan harga sejumlah barang dan jasa, peristiwa serupa terjadi juga di 82 kota lainnya.

Inflasi tertinggi pada Desember 2017, terjadi di Jayapura (2,28%). “Intinya inflasi di Jayapura ini karena kenaikan tarif angkutan udara,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (2/1/2018). Di sisi lain, inflasi terendah terjadi di Sorong (0,81%).

BPS mencatat, pada Desember 2017 beberapa kelompok yang memberikan andil terjadinya inflasi, yang tertinggi kelompok bahan makanan (0,46%) disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau(0,05%). Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,01%), kelompok sandang (0,13%), kelompok kesehatan (0,01%), dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,14%). Sedangkan kelompok kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Desember 2017 tidak memberikan andil terhadap inflasi nasional.

“Komoditas yang mengalami kenaikan harga 201 antara lain, tarif angkutan umum udara, ikan segar, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai merah, bahan bakar rumah tangga, tomat sayur, cabai rawit, tarif kereta api, ikan diawetkan, bayam ,sawi hijau, wortel, nasi dengan lauk, rokok kretek, rokok kretek filter, upah pembantu rumah tangga, tarif angkutan antar kota dan bensin,” paparnya.

Realisasi inflasi Indonesia pada 2017, tercatat lebih kecil dibandingkan proyeksi inflasi yang dipatok pemerintah sebesar 4,3%.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta