Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

Dinilai Tak Berharga, China Justru Berencana Beli Bisnis Thomas Cook

Dinilai Tak Berharga, China Justru Berencana Beli Bisnis Thomas Cook Pesawat Thomas Cook (Foto: Reuters)

Pantau.com - Fosun Tourism China telah membuat pendekatan pendahuluan kepada Thomas Cook untuk membeli bisnis operator turnya.

Thomas Cook mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (10/6/2019) bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan Fosun yang terdaftar di Hong Kong, pemegang saham terbesarnya, tentang operasi tersebut. Dikatakan tidak ada kepastian bahwa pendekatan itu akan menghasilkan tawaran resmi.

"Dewan akan mempertimbangkan setiap tawaran potensial di samping opsi strategis lain yang dimilikinya, dengan tujuan memaksimalkan nilai bagi semua pemangku kepentingannya," katanya. Saham Thomas Cook naik 12 persen di awal perdagangan.

Baca juga: Saham Terjun Bebas, Thomas Cook Yakinkan Pelanggan di Medsos

Sebelumnya, Pada hari Jumat, analis di Citigroup mengatakan saham perusahaan perjalanan itu tidak berharga. Kesimpulan yang memberatkan bank datang sehari setelah Thomas Cook mengeluarkan peringatan laba ketiga dalam waktu kurang dari setahun dan melaporkan kerugian setengah tahun £ 1,5 miliar.

Sebelumnya, Analis Citigroup juga menunjukkan peringatan dari auditor EY dalam hasil Thomas 'Cook yang memperingatkan "ketidakpastian material" atas penjualan grup maskapai tersebut, di mana fasilitas bank baru senilai £ 300 juta bergantung. 

Baca juga: Diskon Tarif Tol 15 Persen Periode Arus Balik Berlaku 10-12 Juni

Thomas Cook sedang dalam proses mencari penawar armada 105 jetnya saat mencoba mengumpulkan dana untuk bisnis. Dikatakan telah menerima "beberapa tawaran" untuk armada.

Perusahaan juga berusaha memotong biaya. Ini telah menutup 21 toko High Street-nya, lengan mata uangnya Thomas Cook Money sedang ditinjau dan lebih banyak "efisiensi biaya" direncanakan.

Ia menyalahkan serangkaian masalah untuk peringatan untung, termasuk kerusuhan politik di tujuan liburan seperti Turki, gelombang panas yang berkepanjangan musim panas lalu dan pelanggan menunda pemesanan liburan karena Brexit. Tetapi juga menderita dari persaingan dari agen perjalanan online dan maskapai penerbangan bertarif rendah.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: