Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

Ditjen Pajak Manfaatkan Gundala: Mas Patriot Udah Bikin NPWP

Ditjen Pajak Manfaatkan Gundala: Mas Patriot Udah Bikin NPWP Cara kreatif Dirjen Pajak dalam lakukan edukasi pajak melalui sosial media. (Foto: Twitter/@DitjenPajakRI)

Pantau.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak kembali gunakan cara unik untuk mengingatkan masyarakat agar bayar pajak.

Setelah sebelumnya pernah membahas mukena Syahrini yang harganya selangit, kali ini Ditjen Pajak gunakan film superhero lokal, Gundala yang sedang hits di bioskop, untuk sosialisasi edukasi pajak.

Melalui akun resmi Twitter @DitjenPajakRI diunggah gambar dengan sosok yang mirip Gundala dan sedang memegang kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan nama Patriot Gun D. Ala.

Baca juga: Waspada! Salah Gunakan Materai Palsu Bisa Terkena Sanksi Hukum

Dalam gambar itu juga terdapat tulisan: "MAS PATRIOT, UDA BIKIN NPWP?". Disertai tulisan besar jawabannya: "GUA UDALA Uda bayar pajak uga 0,5%".

Dalam foto itu juga diberikan keterangan bahwa Mas Patriot adalah pengusaha kostum yang penghasilan brutonya masih di bawah Rp 4,8 miliar setahun atau masuk kategori UMKM.

Ditjen Pajak menambahi gambar itu dengan pesannya kepada masyarakat Indonesia sambil bertanya kepada sutradara Gundala, Joko Anwar.

"Dengan membayar pajak, #KawanPajak juga bisa jadi patriot bagi negeri ini. Bener ga, Bang @jokoanwar? #Gundala," tulis akun Twitter tersebut.

Sejak diposting pada Minggu (31/8/2019) pukul 11.11 WIB, tweet tersebut berhasil menyita perhatian publik dengan 264 kali retweet juga 188 aku menyukai unggahan tersebut. 

Film Gundala Tayang di bioskop sejak 29 Agustus 2019. Dalam waktu dua hari penayangannya, film tersebut telah ditonton 300.000 lebih di Indonesia.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: