Pantau Flash
Bio Farma Soal Vaksin Rusia: Tidak Mengikuti Kaidah Ilmiah untuk Registrasi
Sebanyak 38 Orang di DPRD Jawa Barat Terinfeksi COVID-19
Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka Surat Jalan Palsu
Dua Pejabat Polri Jadi Tersangka Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra
Selamat! 167.653 Peserta Lolos SBMPTN 2020

Doni Primanto Joewono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

Doni Primanto Joewono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono. ( Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Pantau.com - Komisi XI DPR RI secara aklamasi memutuskan untuk memilih Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Erwin Rijanto yang sudah mengakhiri masa jabatannya.

"Dipilih secara aklamasi, musyawarah, dan mufakat," kata Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno saat dihubungi di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Sebelumnya, Doni yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI ini telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan pada Rabu (8/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Doni menjanjikan untuk mendorong optimalisasi industri manufaktur dan pariwisata sebagai salah satu strategi membangkitkan ekonomi RI setelah pandemi COVID-19.

Baca juga: Ketua Banggar DPR Minta Pemerintah-BI 'Burden Sharing' Tekan Beban APBN

Menurut dia, penguatan kedua sektor itu penting karena dapat berperan untuk meningkatkan surplus neraca transaksi berjalan. "BI akan berperan aktif melakukan sinergi kebijakan dengan memusatkan perhatian ke sektor prioritas ini," kata Doni saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI.

Menurutnya, industri manufaktur akan diarahkan kepada usaha yang berorientasi ekspor dengan lebih banyak menggunakan kandungan lokal dan berbasis sumber daya alam.

Fokus dalam industri manufaktur itu di antaranya bergerak di sektor pertambangan, pertanian, perkebunan dan perikanan. Untuk sektor pariwisata, Doni akan mendorong penguatan destinasi wisata utama seperti Bali dan Bintan, Kepri, mengingat pariwisata merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan keputusan yang diambil dalam rapat internal itu, maka Doni menyisihkan dua pesaing yang juga berasal dari internal BI, yaitu Juda Agung dan Aida S Budiman.

Baca juga: BI Yakin Rupiah Menguat Seiring Ekonomi AS Membaik

Profil Primanto Joewono

Pria kelahiran Surabaya pada 1965 ini menempuh pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (SE) pada 1988 dan pascasarjana di Universitas Indonesia (MSi) jurusan Administrasi pada 2004.

Doni memulai karir di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada 1991 dan melanjutkan penempatan pada bidang statistik. Sempat menjadi peneliti ekonomi senior di Kantor Perwakilan BI London pada 2005. Setelah pulang ke Indonesia pada 2008, Doni bertugas kembali di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Ia banyak terlibat pada pembangunan sistem pengelolaan moneter, seperti penerbitan obligasi pemerintah, sistem pelaporan lalu lintas devisa dan penyelenggaraan rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Sebagai kepala perwakilan BI di daerah, Doni pernah mendapatkan penghargaan sebagai TPID terbaik di Solo pada 2012 dan DKI Jakarta pada 2017.

Pria yang telah mengikuti program pendidikan di Lemhanas pada 2018 ini juga memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional, sistem keuangan, manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi organisasi dan manajemen sumber daya manusia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: