Duh, Harga Minyak di Pasar Dunia Kian Merangkak Naik

Headline
Ilustrasi (Foto: weforum.org)Ilustrasi (Foto: weforum.org)

Pantau.com  – Kenaikan harga minyak di pasar dunia kembali menorehkan rekor. Harga minyak dunia pada perdagangan Kamis (25/1/2018) atau Rabu waktu setempat, berakhir lebih tinggi. 

Patokan harga minyak Amerika, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2018, naik USD1,14 menjadi USD65,61 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan harga minyak global, seperti minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret 2018, naik 57 sen menjadi ditutup pada USD70,53 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan Rabu 24 Januari 2018 atau Selasa waktu setempat, minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret 2018, naik USD0,90 menjadi USD64,47 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, naik USD0,93 menjadi USD69,96 per barel.

Dirilisnya data persediaan minyak mentah Amerika, dinilai menjadi faktor melonjaknya kembali harga minyak dunia. Disebutkan, persediaan minyak mentah Amerika turun 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 19 Januari 2018, menjadi 411,6 juta barel. 

Jumlah persediaan minyak tersebut, menunjukkan penurunan harga selama 10 pekan secara berturut-turut. Laporan mingguan Badan Informasi Energi Amerika (EIA) pada Kamis (25/1/2018) atau Rabu waktu setempat, menyebutkan data jumlah persediaan minyak mentah Amerika memperlebar penurunan tahun ke tahun sebesar 0,7 persentase poin menjadi 15,7 persen. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Selasa 23 Januari 2018 menyampaikan, pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak di pasar dunia. Alasannya kenaikan harga minyak bakal melahirkan sejumlah dampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Terlebih, harga minyak dalam asumsi makro APBN 2018, hanya dipatok USD48 per barel. 

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti