Duh! Peran Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi (Disebut) Masih Kurang

Menteri Bambang Brodjonegoro. (Pantau.com/Ratih Prastika)Menteri Bambang Brodjonegoro. (Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com  Pertumbuhan ekonomi Indonesia membutuhkan partisipasi yang lebih besar dari kaum perempuan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro.

“Mungkin yang masih kurang female participating. Partisipasi perempuan dalam pasar kerja atau dalam aktivitas ekonomi,” kata Bambang ketika ditemui di gedung Badan Pusat Statistik, Jakarta, Rabu (14/2/2018). 

Ia menyampaikan, pemerintah berharap peran perempuan di Indonesia dapat seperti di negara maju. “Kita ingin yang terbaik dan yang terbaik, adalah kita harus punya pertumbuhan ekonomi yang baik dan disitulah peran perempuan menjadi sangat penting,” lanjutnya. 

Baca juga: Rayakan Libur Imlek, KAI Tambah Jumlah Layanan Kereta

Menurutnya, sejauh ini penduduk Indonesia cukup produktif. Jika hal tersebut terus berlanjut, diyakini akan mendorong Indonesia keluar dari negara berkembang dan menjadi negara maju.

Bambang mengatakan, Indonesia sudah menuju ke arah positif namun masih memerlukan peran perempuan untuk mendorong keluar dari negara berkembang menjadi negara maju.

Tahun ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Target tersebut, lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya 5,2 persen.

“Jadi Indonesia sudah berubah ke arah positif. Bisa dimaksimalkan untuk membawa Indonesia negara berkembang ke negara maju tapi itu perlu female participation,” kata mantan Menteri Keuangan tersebut.

Tim Pantau
Penulis
Martina Prianti