Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Duh! Rostec Rusia Minta Pengembalian Uang Pembelian Boeing 737 MAX

Headline
Duh! Rostec Rusia Minta Pengembalian Uang Pembelian Boeing 737 MAX Pabrik Boeing (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pengusaha Rusia Rostec mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya siap untuk penyelesaian di luar pengadilan dengan Boeing (BA.N) atas pesanannya untuk 35 jet Boeing (BA.N) 737 MAX, seorang juru bicara untuk Anak perusahaan Rostec, Avia Capital Service.

Menurut Reuters, Jet Boeing MAX 737 telah mendarat di seluruh dunia dan maskapai penerbangan membatalkan kontrak multimiliun menyusul kecelakaan pada Oktober dan Maret yang menewaskan 346 orang.

Sebelumnya pada hari Selasa, Rostec mengatakan unitnya telah mengajukan gugatan di Amerika Serikat untuk membatalkan pesanan 35 jet MAX. The Financial Times, yang pertama kali melaporkan langkah tersebut, mengatakan Avia Capital Service memberi Boeing setoran tunai sebesar $35 juta.

Baca juga: Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang, RI Penuhi Bahan Energi Hijau Dunia

Seorang juru bicara untuk Avia Capital Service mengatakan kepada Reuters bahwa pengiriman jet pertama kali dijadwalkan pada Oktober 2019 tetapi dipindahkan ke Maret 2022. Unit Rostec telah membayar setoran kepada Boeing dan menderita kerugian karena tidak terkirim.

"Jika eksekutif Boeing menunjukkan niat baik, kami siap untuk mengadakan pembicaraan dan menemukan penyelesaian di luar pengadilan yang saling menguntungkan untuk kompensasi atas kerugian yang kami derita," katanya.

Dia menambahkan bahwa jet-jet itu dipesan untuk sejumlah perusahaan penerbangan Rusia, termasuk perusahaan berbiaya rendah domestik Pobeda, sebuah unit maskapai penerbangan negara Aeroflot (AFLT.MM).

Baca juga: Sri Mulyani Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen! Kelas I Rp160.000

Rusia adalah menggunakan jet Boeing dan Airbus (AIR.PA) untuk penerbangan penumpang, dengan sejumlah maskapai penerbangan domestik juga menambahkan pesawat Sukhoi Superjet regional buatan Rusia ke dalam armada mereka.

Anak perusahaan Rostec sekarang ingin deposit dikembalikan oleh Boeing dengan bunga, bersama dengan USD75 juta dalam "kehilangan laba" dan sekitar USD115 juta dalam ganti rugi, ditambah "beberapa kali jumlah" dalam ganti rugi, FT mengatakan.

Namun, Rostec menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang gugatan itu. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: