Ekonom Senior INDEF: Jika Investasi Tak Naik, G20 Hanya Ajang Kumpul Pejabat

Headline
Jokowi KTT G20Presiden Jokowi saat berbicara di forum KTT G20 bersama Presiden AS, Joe Biden. (foto: Sekretariat Kabinet RI).

Pantau – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah usai dilaksanakan di Bali pada 15-16 November lalu. Publik memberi tanggapan positif terkait pelaksanaan forum internasional tersebut.

Ekonom senior INDEF, Didik J. Rachbini memberi catatan kritis terkait pelaksanaan ajang komunikasi politik lintas negara tersebut. Menurutnya, hal ini tidak boleh berhenti pada saat pelaksanaan acara tanpa adanya tindak lanjut.

“Forum ini seperti sebuah fondasi. Namun, fondasi saja tidak cukup tanpa kelanjutan agar bisa dijadikan tempat tinggal,” ucap Didik, Jumat (18/11/2022).

Didik mengatakan, tujuan dari pelaksanaan forum KTT G20 adalah untuk menyerukan perdamaian dunia dan mempererat kerja sama di bidang ekonomi.

Namun, Didik mengatakan, tujuan KTT G20 untuk mewujudkan perdamaian dunia tidak terwujud. Untuk itu, pemerintah sebaiknya fokus pada tujuan di bidang ekonomi.

“Jika perdagangan dan investasi tidak naik signifikan, maka pertemuan KTT G20 cuma menghabiskan biaya dan sekadar kumpul-kumpul mahal pejabat,” ujarnya.

Didik menambahkan, pemerintah dapat mengambil kesempatan dalam kebijakan friend shoring dari Presiden AS, Joe Biden. Kebijakan tersebut, lanjutnya, perlu ditindaklanjuti agar ada keuntungan ekonomi Indonesia dan mitra AS.

“Jika soal krusial perang tidak bisa selesai di KTT ini, maka kerja sama ekonomi paling penting untuk ditindaklanjuti pasca pertemuan ini,” tutupnya.

Tim Pantau
Reporter
Aditya Andreas
Penulis
Aditya Andreas