Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
MKD Tunggu Sikap KPK Terkait Status Hukum Azis Syamsuddin
Kerap Mangkir, Azis Syamsuddin Akhirnya Ditangkap KPK di Kediamannya
Anak Nia Daniaty Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan Terhadap 225 Korban Hingga Raup Uang Rp9,7 Miliar
Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean Dirawat di Rumah Sakit
Makin Mesra! Hingga Kini China Telah Kirim 215 Juta Dosis Vaksin ke Indonesia

Fed 'Galau' Pangkas Suku Bunga di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Fed 'Galau' Pangkas Suku Bunga di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia Gedung Bank Sentral AS (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ketidaksepakatan dalam tubuh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve mengenai prospek ekonomi dan merespons pembuat kebijakan dari pemotongan suku bunga.

Sementara harga minyak melonjak setelah serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi selama akhir pekan menambah daftar risiko yang dihadapi ekonomi yang sudah melambat oleh ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung dan kelemahan global.

Baca juga: Fasilitas Kilang Aramco Diserang, Saudi Genjot Pemulihkan Produksi Minyak

Dilansir Reuters, di salah satu ujung ruang rapat besar The Fed, duduklah Presiden St. Louis Fed James Bullard dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, yang diperkirakan akan berdebat tentang pengurangan tajam dalam biaya pinjaman untuk melawan inflasi rendah dan kurva yield Treasury terbalik.

Dari pandangan yang berlawanan kemungkinan akan datang dari Presiden Fed Cleveland Loretta Mester, yang menentang penurunan suku bunga Fed pada bulan Juli, dan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker.

Ketua Fed Jerome Powell, yang duduk di tengah meja, menghadapi tugas yang sulit untuk menerima pandangan-pandangan itu dan argumen yang berbeda dari selusin pembuat kebijakan lainnya untuk membangun konsensus.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: