Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Fed 'Galau' Pangkas Suku Bunga di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Fed 'Galau' Pangkas Suku Bunga di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia Gedung Bank Sentral AS (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ketidaksepakatan dalam tubuh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve mengenai prospek ekonomi dan merespons pembuat kebijakan dari pemotongan suku bunga.

Sementara harga minyak melonjak setelah serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi selama akhir pekan menambah daftar risiko yang dihadapi ekonomi yang sudah melambat oleh ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung dan kelemahan global.

Baca juga: Fasilitas Kilang Aramco Diserang, Saudi Genjot Pemulihkan Produksi Minyak

Dilansir Reuters, di salah satu ujung ruang rapat besar The Fed, duduklah Presiden St. Louis Fed James Bullard dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, yang diperkirakan akan berdebat tentang pengurangan tajam dalam biaya pinjaman untuk melawan inflasi rendah dan kurva yield Treasury terbalik.

Dari pandangan yang berlawanan kemungkinan akan datang dari Presiden Fed Cleveland Loretta Mester, yang menentang penurunan suku bunga Fed pada bulan Juli, dan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker.

Ketua Fed Jerome Powell, yang duduk di tengah meja, menghadapi tugas yang sulit untuk menerima pandangan-pandangan itu dan argumen yang berbeda dari selusin pembuat kebijakan lainnya untuk membangun konsensus.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: