Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

Ganjar Imbau Tinggalkan Cara Konvensional Demi Target Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Imbau Tinggalkan Cara Konvensional Demi Target Pertumbuhan Ekonomi Ganjar Pranowo (Foto: Antara)

Pantau.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan semua pihak harus meninggalkan cara-cara konvensional agar Jateng mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen.

"Untuk mencapai target tersebut setidaknya dibutuhkan investasi yang mencapai ratusan triliun rupiah, apalagi era industri 4.0 telah mengubah sebagian besar paradigma dunia ekonomi," katanya di Semarang, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Masih Ragu Investasi Emas? 1 Gram Sekarang Rp774.000 Lho

Ganjar menyebutkan, salah satu sektor investasi yang disasar untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi adalah perusahaan-perusahaan aktif mendorong ekonomi digital.

"Tantangannya tidak gampang, tapi dengan distribusi ekonomi seperti ini bisa kita lalui bersama tanpa jalan utama karena banyak jalan-jalan tikus dan itu harus kita lalui. Itu mendorong kita agar tidak konvensional saja," ujarnya.

Nilai investasi Jateng terus mengalami peningkatan sejak 2013, bahkan pada 2018, total investasi yang diperoleh Jateng, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA) melebihi 4 miliar dolar Amerika Serikat.

Baca juga: 4 Langkah Jitu yang Diklaim Bisa Turunkan Impor BBM

Untuk itu, Pemprov Jateng terus berupaya memberikan kenyamanan bagi investor yang ingin berinvestasi.

Selain itu, infrastruktur juga menjadi perhatian sehingga terus dilakukan pembangunan seperti infrastruktur bandara, pelabuhan, jalan tol, ketersediaan energi dan kawasan industri, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Ekonomi

Berita Terkait: