Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Harga Minyak Naik Dipicu Penurunan Jumlah RIG AS

Harga Minyak Naik Dipicu Penurunan Jumlah RIG AS Ilustrasi harga minyak dunia naik. (Foto: Antara)

Pantau.com - Harga minyak minyak mentah naik pada Jumat, 27 Desember 2019, setelah data menunjukkan penurunan jumlah anjungan minyak (rig) Amerika Serikat (AS).

Menurut perusahaan jasa ladang minyak yang berbasis di Houston, Baker Hughes, rig AS yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak turun delapan pada 677, pekan ini.

Baca juga: BI: Implementasi SiMoDIS Percepat Pengumpulan Data DHE

Sementara itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan bahwa persediaan minyak mentah komersial AS turun 5,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 20 Desember.

Dengan 441,4 juta barel, persediaan minyak mentah AS sekitar 2 persen di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini.

Baca juga: Kementerian ESDM-Pertamina Tuntaskan Survei di Blok Matindok

Harga minyak acuan AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari ditutup 4 sen lebih tinggi pada 61,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari bertambah 24 sen menjadi ditutup pada 68,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: