Pantau Flash
Update COVID-19: Bertambah 2.277 Kasus, Total Sudah 123.503 Positif
Djoko Tjandra Isolasi Mandiri COVID-19 Selama 14 Hari di Lapas Salemba
Gunung Sinabung Erupsi Perdana di Masa Pandemi COVID-19
Anita Kolopaking, Pengacara Djoko Tjandra Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
Shin Tae-yong Keukeuh Angkut Timnas TC ke Korsel daripada Eropa

HUT ke-62, Pertamina Raih 2 Rekor MURI

HUT ke-62, Pertamina Raih 2 Rekor MURI Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. (Foto: Dok. Pertamina)

Pantau.com - Tepat di hari jadi ke-62 pada 10 Desember 2019, Pertamina meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Rekor tersebut  diserahkan oleh pendiri MURI, Jaya Suprana kepada Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Pertama, rekor MURI diberikan kepada Pertamina yang mengadakan pelatihan secara serantak untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi terbanyak. Pelatihan tersebut tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang merupakan bagian dari program Kementerian BUMN untuk memberdayakan UMKM.

Melalui RKB, anggota UMKM mendapatkan pelatihan kewirausahaan sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi. Selain memberikan pelatihan dan pendampingan,  Pertamina juga memberikan fasilitas pinjaman lunak melalui program kemitraan bagi anggota RKB.

Baca juga: Infografis Berulang Tahun ke-62, Ini 5 Fakta Menarik Seputar Pertamina

RKB menjadi program inkubasi mitra binaan Pertamina. Praktis, UMKM dapat meningkatkan kompetensi, akses pemasaran, serta kemudahan akses permodalan.

Untuk rekor yang kedua, MURI diberikan kepada Pertamina sebagai BUMN pertama yang memperoleh serifikat ISO 55001. Perusahaan yang mendapatkan sertifikasi tersebut berarti telah melaksanakan sistem manajemen aset berstandar internasional.

Menurut Asisten Manager Risk Management  Direktorat Manajemen Aset Pertamina Ayu Kusumodewi, penghargaan ini merupakan prestasi yang membanggakan mengingat Direktorat Manajemen Aset  baru berdiri beberapa tahun terakhir. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk bisa terus mempertahankannya,” ungkap Ayu seperti dikutip dari laman resmi Pertamina oleh Pantau.com, Rabu (11/12/2019). 

Ia berharap, dengan diraihnya ISO 55001 ini, seluruh proses bisnis terkait pengelolaan aset Pertamina ke depannya tercatat dengan rapi, terorganisasi, lebih teratur, dan update dengan setiap perubahan proses bisnis sehingga Direktorat Manajemen Aset agile dalam kegiatan operasionalnya namun tetap terjaga good corporate governance-nya.

Baca juga: Peringati HUT ke-62, Pertamina Siap Hadapi Tantangan Bisnis ke Depan

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta