Pantau Flash
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Tewasnya Siswa-siswi di Sungai Sempor
Korsel Konfirmasi 146 Kasus Baru Virus Korona

Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton

Headline
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - China sudah membatasi dengan ketat impor emas sejak Mei. Dikutip Reuters, langkah itu mungkin bertujuan untuk mencegah arus keluar dolar dan memperkuat mata uang Yuan di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi.

Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu sudah mengurangi impor sebanyak 300-500 ton, menurut para sumber yang tidak diungkap identitasnya karena mereka tidak punya wewenang berbicara ke media.

Pembatasan-pembatasan itu muncul setelah konflik dagang dengan AS yang terus memanas telah membuat laju ekonomi China melambat hingga ke level terlemah dalam hampir tiga dekade dan menekan yuan hingga ke titik terendah sejak 2008.

Baca juga: Catatan Kekayaan Menurun, Miliarder Hong Kong Ajak Warga Akhiri Unjuk Rasa

China adalah pengimpor emas terbesar di dunia dengan membeli 1.500 ton logam mulia senilai AS$60 miliar tahun lalu, menurut data Bea Cukai China–setara dengan sepertiga pasokan emas dunia.

Konsumsi emas China untuk perhiasan, emas batangan dan koin investasi, meningkat tiga kali lipat dalam dua dasawarsa terakhir seiring dengan peningkatan kesejahteraan negara Tirai Bambu itu. Cadangan emas resmi China naik lima kali lipat mencapai hampir 2.000 ton, menurut data resmi pemerintah.

Menurut data bea cukai China, negara itu mengimpor 575 ton emas pada enam bulan pertama tahun ini, turun dari 883 ton pada periode yang sama 2018.

Baca juga: 5 Fakta Mengejutkan Bioskop XXI TIM Tutup Permanen

Sebagian besar impor emas China yang berasal dari Swiss, Australia, dan Afrika Selatan dan biasanya dibayar dalam dolar. Impor biasanya dilakukan oleh sebuah kelompok yang beranggotakan bank-bank internasional dan lokal yang mendapat kuota impor bulanan dari bank sentral China. Tapi kuota impor sudah dibatasi atau tidak dikeluarkan sama sekali selama beberapa bulan, menurut tujuh sumber di industri logam mulia di London, Hong Kong, Singapura, dan China.

"Tidak ada kuota impor yang dikeluarkan sekarang di China," kata satu sumber. 

Pada Juni dan Juli bank-bank tidak mengimpor sama sekali, kata para sumber. Bank sentral China tidak merespon permintaan untuk komentar yang dikirim secara tertulis.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: