Pantau Flash
Bawaslu Tegaskan ASN Tidak Netral Jika Petahana Ikut Pilkada
Wagub DKI: Belum Ada Tanda Lonjakan Kasus COVID-19 Akibat Demo
Publik Bisa Akses Seluruh Naskah UU Ciptaker Setelah Diteken Presiden
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Jadi 381.910 per 23 Oktober
Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung

Ingin Wariskan Emas ke Anak? Baca 3 Kelemahan Berikut Sebelum Menyesal

Headline
Ingin Wariskan Emas ke Anak? Baca 3 Kelemahan Berikut Sebelum Menyesal Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kalian berniat berinvestasi emas untuk diwariskan ke anak cucu? Tidak ada salahnya memang. Apalagi emas memang menjadi salah satu investasi jangka panjang yang layak. Selain karena tidak terpengaruh mata uang rupiah, emas juga tidak akan turun secara drastis.

Tapi kalian juga perlu mewaspadai beberapa faktor berikut jika ingin berinvestasi emas untuk diwariskan;

Baca juga: Hei Milenials, Ragu Beli Properti? Coba Ikuti Tips Ini

1. Keuntungan Penjualan Masuk dalam Objek Pajak Non Final


Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Ingat, berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan, warisan tidak termasuk sebagai objek pajak. Namun, jika seorang mewariskan emas batangan, maka anak tersebut tidak perlu membayar pajak apapun karena menerima warisan tersebut. Tetapi jika emas itu dijual maka hasil penjualan warisan tetap menambah kekayaannya. Oleh karena itu penghasilan tambahannya akan tetap dikenakan pajak.

Baca juga: Harga Makin Naik, Pemerintah China Didesak Gelontorkan Cadangan Daging Babi

2. Sulit Disimpan


Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Emas batangan memang rawat hilang, sehingga jika ingin menyimpan diberangkas perbankan atau deposito box, jika harus merogoh kocek tambahan. 

3. Harganya Tidak fluktuatif


Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Anggapan bahwa harga emas tidak akan turun memang relatif benar. Kenaikan harga emas juga tidak se-drastis harga tanah. Sehingga jika anda memiliki uang lebih mungkin lebih baik jika digunakan untuk mewariskan tanah.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: