Ini Alasan Kementerian Perdagangan Impor Jagung di Tahun 2018

Pelabuhan menjadi pintu utama barang impor ke Indonesia. (Pantau.com/Fery Feryadi)Pelabuhan menjadi pintu utama barang impor ke Indonesia. (Pantau.com/Fery Feryadi)

Pantau.com  Kementerian Perdagangan memutuskan akan melakukan impor jagung sebanyak 171 ribu ton pada tahun ini. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan impor jagung dimaksud untuk memenuhi kebutuhan industri.

“Kita izinkan impor itu (jagung) untuk kebutuhan industri. Bukan untuk pakan,” ujar Oke saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (6/2/2018).

Ia menyampaikan, izin impor jagung sudah diterbitkan. Masuknya jagung impor dimaksud, lanjut Oke diserahkan kepada industri untuk impor.

“Yang impor industri kayak Miwon, Indofood. Ada lima perusahaan,” lanjutnya. Selain jagung, Kementerian Perdagangan juga telah memberikan izin impor untuk garam pada tahun ini. Disampaikan, izin impor garam juga diperuntukkan kebutuhan industri. 

Tim Pantau